RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG PULUT (Zea mays ceratina Kulesh) PADA BERBAGAI JARAK TANAM DALAM BARIS

Authors

  • Clemens Pati Nai Fakultas Pertanian Universitas Flores
  • Kristono Yohanes Fowo Fakultas Pertanian Universitas Flores

DOI:

https://doi.org/10.37478/agr.v12i1.12

Abstract

Corn is an important commodity after rice. The need for corn continues to increase every year. It is necessary to increase production, one of them through the use of varieties and optimal population regulation (spacing). This study aims to determine the growth and yield of Pulut (Zea Mays Ceratina Kulesh) F1 Kumala varieties a various spacing in rows. This research was arranged in a Randomized Block Design (RCBD) with the treatments used: J1 = 40 cm x 40 cm, J2 = 50 cm x 40 cm, J3 = 60 cm x 40 cm, J4 = 70 cm x 40 cm, and J5 = 80 cm x 40 cm. The variables observed were plant height, number of leaves, leaf area, the weight of cob without kilobit per plant, the weight of cob without kilobit per ha, ear diameter, ear length, ear weight 100 seeds, and weight of seeds of the crop. The results showed that 70 cm x 40 cm spacing gave a very significant effect. On leaf area (21.85%), the weight of cob without cornhusk per plant (16.76%), ear diameter (4.80%), length cob (10.79%), the weight of 100 seeds (9.18%) and weight of crop seeds (14.97%).

Keywords:

corn, spacing and yield of corn

References

Afriza 2009. Pengaruh Pemberian Kadar Air Terhadap Pertumbuhan Tanaman Jagung.

BadanPusatStatistik, Nasional, Produksi Tanaman Jagung di Indonesia Tahun (2015). Badan Pusat Statistik Nasional. Jakarta.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Ende Tahun (2016).

Bilman, W.S. 2001. Analisis Pertumbuhan Jagung Manis (Zea mays sacharrata L.), Pergeseran Komposisi Gulma Pada Beberapa Jarak Tanam. J. Ilmu Ilmu Pertanian Indonesia. 3(1):25-30.

Cahyono, B., 2003. Tata Cara Menanam Dengan Jarak Tanam. Kanisius.Yogyakarta. Hal : 42.

Dad Resiworo J.S. 1992. Pengendalian Gulma Dengan Pengaturan Jarak Tanam Dan Cara Penyiangan Pada Pertanaman Kedelai. Prosiding konferensi Himpunan Ilmu Gulma Indonesia. Ujung Pandang. Hal 247-250.

Gardner, Et,Al,1991. Pengaruh Jarak Tanam Untuk Pemanfaatan Radiasi Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Jagung.

Hidayat, N., 55 Pertumbuhandan Prodiksi Tanaman Jagung (Zea Mays L.)Varietas Lokal Madura Pada Berbagai Jarak Tanam dan Dosis Pupuk Fosfor.

Hidayat, N., 2008. Pertumbuhan dan Prodiksi Kacang Tanah (Arachis hypogea L.) Varietas Lokal Madura Pada Berbagai Jarak Tanam dan Dosis Pupuk Fosfor. Serial online pertanian trunojjoyo.

Hermanto DW, Sadikin E, Hikmat (2009) Deskripsi Varietas Unggul Palawija 1918 -2009. Puslitbangtan Pangan. Balitbang Pertanian.

Ikhwani, G.R. Pratiwi, E. Paturrohmandan A.K. Makarim. 2013. Peningkatan Produktivitas Padi Melalui Penerapan Jarak Tanam Jajar Legowo. Puslitbang Tan. Pangan. Bogor.

Karokaro, S. J. E.X. Rogi D. S. dan Tumewu. R.P. 2015. Pengaturan Jarak Tanam Padi (Oryza Sativa L.) Pada Sistem Tanam Jajar Legowo. Jurnal penelitian.

Mahendradatta dan Tawali, 2008. Jagung dan Diversifikasi Produk Olahannya. Masagena Press, Makassar.

Mayadewi, 2007. Pengaruh Pupuk Kandang Dan Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Jagung.

Pima, D., 2009. Pengaruh Sistem Jarak Tanam dan Metode Pengendalian Gulma Terhadap Pertumbuhan dan Produksi. Serial online (http:// repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/7592/1/09E01219.pdf). diakses pada tanggal 3 April 2014. Pukul 22.00 Wib.

Purwono, M.S, dan Hartono, R. 2005. Bertanam Jagung Unggul. Bogor, Penebar Swadaya.

Rukmana, H. 2007. Usaha Tani Jagung. Jogyakarta: Kanisius.

Setyamidjaya, D., 2000. Pola Tanam Dan Jarak Tanam. Konisius. Yogyakarta. Hal : 59.

Syafruddin. Kebutuhan pupuk N,P, dan K tanaman jagung pada tanah inceptisol haplustepts / Syafruddin, Mufran Rauf, Rahmi Y. Arvan dan M. Akil. Penelitian Pertanian Tanaman Pangan Vol. 25 (1) 2006 : 1-8

Syafruddin. Produktivitas Jagung Dengan Pengaturan Jarak Tanam Dan Penjarangan Tanaman Pada Lahan Kering Lembah Palu / Syafruddin dan Saidah. Penelitian Pertanian Tanaman Pangan Vol. 25 (2) 2006 : 129-134

Suryana, A. 2003. Kapita Selekta Evolusi Pemikiran Kebijakan Ketahanan Pangan.BPFE, Yogyakarta.

Susanto,1994. Tanaman Kakao Budidaya dan Pengelohan Hasil. Kanisius. Yogyakarta. Hal : 74

Sarpian, T., 2003. Pedoman Berkebun Dan Syarat-Syarat Menanam Tanaman. Kanisius. Yogyakarta. Hal : 71.

Sarwanto, A. T. dan Widiyastuti E.. 2000. Meningkatkan Produksi Jagung di Lahan Kering, Sawah dan Pasang Surut. PT. Penebar Swadaya. Jakarta.

Silaban E.T, Purba, E. dan Ginting J. 2013. Pertumbuhan Dan Produksi Jagung Manis (Zea mays sacaratha Sturt. L) Pada Berbagai Jarak Tanam Dan Waktu Olah Tanah. Jurnal Online Agroekoteknologi. Juni 2013. 1(3) ISSN No. 2337-6597.

Tobing dan Tampubolon. 1983. Jarak Tanam Yang Optimal Untuk Tanaman Jagung.

Warisno 1998. Budidaya Jagung Manis. Kanisius Yogyakarta

Yulisma. 2011. Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Jagung Pada Berbagai Jarak Tanam. Penelitian Pertanian Tanaman Pangan 30(3): 196-203.

Downloads

Published

2019-06-01 — Updated on 2020-07-20

Versions

Issue

Section

Articles