Analisis SWOT Wisata di Kampung Pasir Angling Desa Suntenjaya
DOI:
https://doi.org/10.37478/abdika.v4i2.4076Abstract
Pasir Angling Village has tourism potential that can be developed as an agro-tourism destination in West Java, especially in the Lembang area. However, many tourist attractions in this village have not been managed optimally so they have not attracted many tourists. This Community Service Program aims to analyze and identify the Strengths, Weaknesses, Opportunities and Threats (SWOT) of each tourism potential in Pasir Angling Village, as well as formulate effective suggestions and recommendations to overcome weaknesses and threats in the context of revitalizing the Agroedutourism Village. Data collection methods include interviews, discussions, filling out questionnaires, and direct observation at each tourist attraction in Pasir Angling Village. Observation results show several potential tourist attractions in Kampung Pasir Angling, including Curug Luhur Cibodas, Jaipongan and Pencak Silat Cultural Tourism, Sheep Farming and Cow Milking Tourism, Strawberry Picking Agrotourism, Bincarung Campground Park, as well as community MSMEs for souvenirs tourists such as Angling Caramel Candy, Angling Banana Sale, Lemon Slice, and Angling Coffee. After carrying out a SWOT analysis, it was found that this village has strengths and opportunities such as adequate tourist capacity, many tourist destinations, and the availability of clean water. Pasir Angling Village only needs more intense and focused development and management so that its tourist value becomes higher quality in the eyes of tourists. However, there are several weaknesses and threats that need to be corrected, such as less strategic location, lack of public transportation, lack of labor, lack of directional facilities, and competition with other tourist locations in the local area. This program is expected to increase public awareness of existing tourism potential, the importance of maintaining this potential, and promoting it to the general public.
Downloads
Keywords:
Agroedutourism, SWOT Analysis, Tourism Village, Tourism PotentialReferences
Ali, M. (2015). Potensi Wisata Bahari Pulau Pasaran Bandar Lampung. Prosiding Seminar Nasional Pengembangan Teknologi Pertanian.
Anam, K., Mulasi, S., & Rohana, S. (2021). Efektifitas Penggunaan Media Digital dalam Proses Belajar Mengajar. Genderang Asa: Journal of Primary Education, 2(2), 76–87.
Atmoko, T. P. H. (2014). Strategi pengembangan potensi desa wisata Brajan kabupaten Sleman. Media Wisata, 12(2).
Bahiyah, C., Riyanto, W. H., & Sudarti, S. (2018). Strategi Pengembangan Potensi Pariwisata di Pantai Duta Kabupaten Probolinggo. Jurnal Ilmu Ekonomi, 2(1), 95–103.
Chandra, D., Asteriani, F., & Zaim, Z. (2016). Pengembangan Kawasan Pecinan Menjadi Kawasan Wisata di Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru. Jurnal Saintis, 16(1), 7–12.
Dyah Eka Noviyanti, U., Nilzam Aly, M., Fiatiano, E., Studi DII Kepariwisataan, P., Wisata, B., Vokasi, F., & Srikana No, J. (2018). Potensi Pengembangan Kampung Wisata Lawas Maspati Sebagai Destinasi Wisata Baru Surabaya. Jurnal Sains Terapan Pariwisata, 3(2), 218–231. www.surabaya.go.id
Harashta, A. (2020). Potensi Pengembangan Pariwisata Halal (Halal Tourism) Di Kota Pekanbaru (Studi Kasus pada Kampung Bandar Senapelan). Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
Ismail, M. (2020). Strategi Pengembangan Pariwisata Provinsi Papua. Matra Pembaruan: Jurnal Inovasi Kebijakan, 4(1), 59–69.
Mania, S. (2008). Observasi sebagai alat evaluasi dalam dunia pendidikan dan pengajaran. Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan, 11(2), 220–233.
Nuryanti, W. (1993). Concept, perspective and challenges, makalah bagian dari laporan konferensi internasional mengenai pariwisata budaya. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Hal, 2.
Osin, R. F., Rizky, I., Kusuma, W., & Suryawati, D. A. (2019). Strategi Pengembangan Objek Wisata Kampung Tradisional Bena Kabupaten Ngada-Flores Nusa Tenggara Timur ( Ntt ). 14(1), 60–65.
Prasetyo, A. E., Setyaningrum, P., & Prasetya, F. A. (2022). Pengembangan Wisata Warakas berbasis Edu Eco Wisata sebagai Penunjang Kampung Bahari Nusantara. Inspirasi: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 61–70.
Priatmoko, S. (2017). Pengaruh atraksi, mediasosial, dan infrastruktur terhadap keputusan berkunjung wisatawan ke desa wisata Pentingsari Yogyakarta. Jurnal Khatulistiwa Informatika, 8(1), 489918.
Putri, R. A., Supardjo, S., & Sembel, A. S. (2018). Strategi Pengembangan Infrastruktur Dalam Menunjang Kegiatan Wisata Di Kampung Jawa Tondano. SPASIAL, 5(1), 10–20.
Rangkuti, F. (1998). Analisis SWOT teknik membedah kasus bisnis. Gramedia Pustaka Utama.
Ratwianingsih, L., Mulyaningsi, T., & Johadi, J. (2021). Analisis potensi dan upaya pengembangan desa wisata alam Kepuhsari Manyaran Wonogiri. KUAT: Keuangan Umum Dan Akuntansi Terapan, 3(1), 25–30.
Salsabilla, F., & Nurjayanti, W. (2023). Analisis SWOT sebagai Strategi Pengembangan Kampung Kauman sebagai Kampung Wisata. Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur, 634–643.
Satoto, G., & Taufik, M. (2012). Pembuatan Sistem Informasi Pariwisata Berbasis Web dan Analisa Potensi Pariwisata di Kabupaten Pacitan. Geoid, 7(2), 170–179.
Susantiningrum, S., Triharyanto, E., & Hantari, D. (2020). Analisis SWOT penelitian dan pengabdian masyarakat Pusat Pengembangan Kewirausahaan. Jurnal Kewirausahaan Dan Bisnis, 25(2), 96–103.
Tamara, A. (2016). Implementasi analisis SWOT dalam strategi pemasaran produk mandiri tabungan bisnis. Jurnal Riset Bisnis Dan Manajemen, 4(3).
Zakaria, F., & Suprihardjo, R. (2014). Konsep pengembangan kawasan desa wisata di desa bandungan kecamatan pakong kabupaten pamekasan. Jurnal Teknik ITS, 3(2), C245–C249.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Endah Djuwendah, Elly Rasmikayati, O Hasbiansyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.