MENGGALI KOSU BUE: KEARIFAN LOKAL DONA JEREBUU SEBAGAI PILAR PENDIDIKAN KARAKTER GENERASI Z
DOI:
https://doi.org/10.37478/optika.v9i2.6635Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap potensi ritus kosu bue sebagai sumber pendidikan karakter bagi generasi Z di Desa Dona, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode etnografik untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai pelaksanaan dan makna ritus kosu bue dalam pembentukan karakter peserta didik. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan tokoh adat, masyarakat setempat, dan gadis remaja yang mengikuti ritus, observasi pasrtisipatif terbatas, serta studi dokomentasi. Hasil penelelitian menunjukan bahwa ritus kosu bue yang berlangsung selama tujuh hari mengajarkan nilai kejujuran, tanggung jawab, kerjasama, kemandirian, dan rasa hormat melalui tahapan-tahapan yang melatih para gadis menjaga kesucian, dan mandiri dalam urusan rumah tangga. Tradisi ini tidak hanya menjadi warisan budaya, tetapi juga media pendidikan karakter yang kontekstual dan emosional, relevan untuk membentuk karakter generasi Z menghadapi tantangan globalisasi. Integrasi nilai-nilai kosu bue dalam pendidikan formal dan informal dapat memperkuat identitas budaya dan moral generasi muda sekaligus melestarikan kearifan local. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan ilmu Pendidikan karakter berbasis budaya lokal, sebagai alternatif inovatif dalam menghadapi perubahan sosial dan budaya di era modern. Dengan demikian, ritus kosu bue menjadi pijakan strategi dalam memperkuat pendidikan karakter yang berakar pada nilai-nilai kearifan lokal dan budaya masyarakat setempat.
Downloads
Keywords:
kosu bue, kearifan lokal , karakter , Gen-ZReferences
Alfikri, A. W. (2023). Peran Pendidikan Karakter Generasi Z dalam Menghadapi Tantangan Di Era Society 5.0. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Universitas Negeri Semarang, 21–25. http://pps.unnes.ac.id/pps2/prodi/prosiding-pascasarjana-unnes
Askodrina, H. (2022). Penguatan Kecerdasaan Perspektif Budaya Dan Kearifan Lokal. Al-Ihda?: Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran, 16(1), 619–623. https://doi.org/10.55558/alihda.v16i1.52
Dewi, I. A. P. K., Wiasti, N. M., & Aliffiati. (2020). Peran Gender dalam Ritus Kusu Bue. Journal of Arts and Humanities, 24 (2), 186-193, DOI: https://doi.org/10.24843/JH.2020.v24.i02.p10
Faiz, A & Soleh, B. (2021). Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 7 (1), 68-77, DOI: https://doi.org/10.22219/jinop.v7i1.14250
Fajarini, U. (2014). Peran Kearifan Lokal bagi Pendidikan Karakter. Sosiodidaktika, 1(2), 123–130.
Fatmawati, F., Nurjanah, N., Juniati, A., Septianingsih & Maulana, A. (2024). Pendidikan Dan Pelestarian Kearifan Lokal: Studi Komparatif Tradisi Kampung Adat Cireundeu. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Politik, 2(2), 141-147. https://doi.org/10.61476/sy3mtm88
Fengi, A. C. A., Zuryani, N., & Kebayantini, N. L. N. (2022). Kusu Bue Sebagai Ritus Peralihan Remaja Putri Woe Tipo Di Desa Naruwolo, Kecamatan Jerebu’u , Kabupaten Ngada Nusa Tenggara Timur. Jurnal Ilmiah Sosiologi: SOROT, 2 (1), 1-11. https://jurnal.harianregional.com/sorot/id-88182.
Haqqi, H & Wijayati, H. (2023). Kampanye Local Wisdom untuk Menangkal Hegemoni Asing bagi Gen-Z. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 4(1), 97–105.
Ihwani, N. N., Ayu, M. P., Rahma, D., Caturiasari, J & Wahyudin, D. (2023). Pendidikan Karakter Berbasis Budaya dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi. Jurnal Sinektik, 6 (2), 145-154.
Kosim, M. (2012). Urgensi Pendidikan Karakter. Karsa: Journal of Social and Islamic Culture, 84–92. https://doi.org/10.19105/karsa.v19i1.78
Larasati, T., Dewi, R., Azhari, A. S., Oktavia, S. N., Yusnida, E., & Yanti, M. M. (2023). Sosialisasi Dampak Pergaulan Bebas Pada Remaja Di Smpn 1 Luhak Nan Duo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sedidi , 1(1), 4–7.
Lidi, M. W., Ningsih, & Dhiki, Y. Y. (2020). Identifikasi Potensi Kearifan Lokal Masyarakat Golewa Kabupaten Ngada Sebagai Upaya Pengembangan Di Bidang Pendidikan. Jurnal Pendidikan Fisika, 4(1), 21–29. https://doi.org/https://doi.org/10.37478/optika.v4i1.332
Qomaruddin & Sa'diyah, H. (2024). Kajian Teoritis tentang Teknik Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif: Perspektif Spradley, Miles dan Huberman. Journal of Management, Accounting, and Administration, 1(2), 77–84. https://doi.org/https://doi.org/10.52620/jomaa.v1i2.93
Rondonuwu, D. J., Bokian, G. M., & Kasingku, J. D. (2024). Peran Keluarga Dalam Mengatasi Dampak Negatif Dari Pergaulan Bebas. Jurnal Educatio, 10(3), 910–919. https://doi.org/https://doi.org/10.31949/educatio.v10i3.8497
Sari, M. P., Wijaya, A. K., Hidayatullah, B., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2023). Penggunaan Metode Etnografi dalam Penelitian Sosial. Jurnal Pendidikan Sains Dan Komputer, 3(01), 84–90. https://doi.org/10.47709/jpsk.v3i01.1956
Sholikhah., Rakhmawati, D & Handayani, A. (2024). Pendidikan Karakter Anak Sekolah Dasar Di Era Digital. Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat, 2 (4), 15-21. DOI: https://doi.org/10.61722/japm.v2i4.1764
Suyitno, I. (2012). Pengembangan Pendidikan Karakter Dan Budaya Bangsa Berwawasan Kearifan Lokal. Jurnal Pendidikan Karakter, 2(1), 1–13.
Triana, N. (2021). Pendidikan karakter. Mau’izhah, 11(1), 1–41. https://doi.org/10.55936/mauizhah.v11i1.58
Wagiran, W. (2013). Pengembangan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Hamemayu Hayuning Bawana (Identifikasi Nilai-nilai Karakter Berbasis Budaya). Jurnal Pendidikan Karakter, 2(3), 329-339. https://doi.org/10.21831/jpk.v0i3.1249
Yunus, R. (2013). Transformasi Nilai-Nilai Budaya Lokal sebagai Upaya Pembangunan Karakter Bangsa (Penelitian Studi Kasus Budaya Huyula di Kota Gorontalo ). Jurnal Penelitian Pendidikan, 14(1), 65-77
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Mery Kristina Wele, Lidia Delfina Bhoki , Karolina Bupu, Maria Waldetrudis Lidi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal Lesensi









