MODEL CHILDREN LEARNING IN SCIENCE (CLIS) BERBANTU ANIMASI BERBASIS ANIMAKER UNTUK MENGURANGI MISKONSEPSI SAINS SISWA KELAS VIII
DOI:
https://doi.org/10.37478/optika.v10i1.7403Abstract
Miskonsepsi pada konsep energi masih sering ditemukan dalam pembelajaran IPA dan menjadi hambatan utama bagi siswa dalam memahami fenomena ilmiah secara benar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran Children Learning In Science (CLIS) berbantu animasi animaker dalam menurunkan miskonsepsi siswa kelas VIII pada materi energi. Metode yang digunakan yaitu kuasi eksperimen dengan pretest-posttest control group design. Subjek penelitian adalah 60 siswa MTs Al-Ghozaly Siwatu melibatkan kelas eksperimen (30 siswa) yang memperoleh pembelajaran CLIS berbantu animasi dan kelas kontrol (30 siswa) yang memperoleh pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan berupa tes Four Tier Diagnostic Test terdiri dari 10 butir soal untuk mengidentifikasi kategori paham konsep, miskonsepsi, tidak paham, dan error, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa penerapan model CLIS berbantu animasi animaker efektif dalam menurunkan miskonsepsi siswa, yang ditunjukkan oleh penurunan persentase miskonsepsi pada kelas eksperimen disertai pergeseran kategori jawaban dari miskonsepsi menuju paham konsep berdasarkan hasil four-tier diagnostic test, serta didukung oleh peningkaan nilai N-Gain pada posttest dengan rata-rata skor N-Gain kelas eksperimen sebesar 70,99% dengan kategori “cukup efektif, sedangkan kelas kontrol hanya mencapai skor 38,89% dengan kategori “tidak efektif”. Uji-t independen menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,001 (< 0,05), menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Temuan ini membuktikan bahwa pembelajaran CLIS berbantu animasi animaker efektif dalam merekonstruksi konsep energi, yang ditunjukkan oleh penurunan persentase miskonsepsi pada kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol serta pergeseran dominan kategori jawaban dari miskonsepsi menjadi paham konsep berdasarkan hasil four-tier diagnostic test siswa serta menurunkan miskonsepsi secara lebih optimal dibandingkan pembelajaran konvensional. Model ini dapat menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran IPA khususnya pada materi-materi abstrak yang berpotensi menimbulkan miskonsepsi.
Downloads
Keywords:
Animaker, CLIS, Energi, Four Tier Diagnostic Test, MiskonsepsiReferences
Asmin, L. O., & Rosdianti, R. (2021). Analisis Miskonsepsi Siswa SMA Negeri 09 Bombana Dengan Menggunakan CRI Pada Konsep Suhu dan Kalor. Konstan - Jurnal Fisika Dan Pendidikan Fisika, 6(2), 80–87. https://doi.org/10.20414/konstan.v6i2.100
Asrida, Sukariasih, L., & Yuris, M. (2024). Identifikasi Miskonsepsi Siswa Kelas XI pada Konsep Fluida Statis dengan Menggunakan Four-Tier Diagnostic Test di SMA Negeri 2 Kendari. Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika, 9(3), 139–151. https://jipfi.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/131%0Ahttps://jipfi.uho.ac.id/index.php/journal/article/download/131/87
Azahra, K. (2023). Pengaruh Model Pembelajaran CLIS (Children Learning in Science) Terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa pada Materi Gelombang Berjalan dan Gelombang Stasioner.
Bertus, A. H. (2024). Pengembangan Video Animasi Berbasis Animaker untuk Meningkatkan Minat Belajar Sejarah Siswa Kelas XI SMA 4 Kota Jambi. Universitas Jambi.
Dantes, P. D. N. (2023). Desain Eksperimen dan Analisis Data. PT. RajaGrafindo Persada - Rajawali Pers. https://books.google.co.id/books?id=m2zdEAAAQBAJ
Een Nurhasanah, Uah Maspuroh, A. R. (2021). Pelatihan Perancangan Media Animasi Berbasis Aplikasi Animaker bagi Guru MTS. Ikhwanul Muslimin dan MTS. Nahdlatul Ulama Garunggung Kabupaten Karawang. Jurnal Ilmiah Indonesia, 21(1), 1–9. https://doi.org/10.1016/j.solener.2019.02.027%0Ahttps://www.golder.com/insights/block-caving-a-viable-alternative/%0A???
Entino, R., Hariyono, E., & Lestari, N. A. (2021). Analisis Miskonsepsi Peserta Didik Sekolah Menengah Atas pada materi Fisika. PENDIPA Journal of Science Education, 6(1), 177–182. https://doi.org/10.33369/pendipa.6.1.177-182
Fajar, R. (2022). Peningkatan Prestasi Belajar Ipa Melalui Model Pembelajaran Clis Pada Pokok Bahasan Rangkaian Listrik Sederhana Siswa Kelas Vi Sdn Krebet 02. Jurnal Riset Dan Inovasi Pembelajaran, 2(2), 27–35. https://doi.org/10.51574/jrip.v2i2.466
Hasriadi, H. (2022). Metode Pembelajaran Inovatif di Era Digitalisasi. Jurnal Sinestesia, 12(1), 136–151. https://sinestesia.pustaka.my.id/journal/article/view/161
Inayatullah, A. A. (2024). Analisis Diagnosa Learning Difficulty dalam Kegiatan Pembelajaran. Jurnal Kreativitas Mahasiswa, 2(1), 127–135.
Kansil, I. B., Paramata, D. D., & Abdjul, T. (2021). Implementasi Model CLIS Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Suhu dan Perubahannya. Gravity Edu (Jurnal Pendidikan Fisika), 4(1), 19–24. https://doi.org/10.33627/ge.v4i1.466
Krismayoni, P. A. W., & Suarni, N. K. (2020). Pembelajaran IPA dengan Model Pembelajaran Children Learning In Science Meningkatkan Hasil Belajar Ditinjau Dari Minat Belajar. Jurnal Pedagogi Dan Pembelajaran, 3(2), 138. https://doi.org/10.23887/jp2.v3i2.25258
Kusumahwardani, D., Pramadi, A., & Maspupah, M. (2022). Peningkatan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Video Animasi Audiovisual Berbasis Animaker Pada Materi Sistem Gerak Manusia. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 8(1), 110–115. https://doi.org/10.31949/educatio.v8i1.1665
Nurya, S., Arif, S., Sayekti, T., & Ekapti, R. F. (2021). Efektivitas Model Pembelajaran Children Learning In Science (CLIS) Berbasis STEM Education terhadap Kemampuan Berpikir Ilmiah Siswa. Jurnal Tadris IPA Indonesia, 1(2), 138–147. https://doi.org/10.21154/jtii.v1i2.192
Pratama, K. R., Chandra, A. N., Haris, V., & Lizelwati, N. (2022). Pengembangan Video Animasi Suhu dan Kalor Menggunakan Aplikasi Animaker Berbasis STEM. Edusainstika: Jurnal Pembelajaran MIPA, 2(2), 71. https://doi.org/10.31958/je.v2i2.6884
Pulu, S. R., & Widia, W. (2022). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Strategi Konflik Kognitif berbasis Eksperimen untuk Mereduksi Miskonsepsi Peserta Didik SMA Konsep Fluida Statis. Jurnal Pendidikan Mipa, 12(1), 20–28. https://doi.org/10.37630/jpm.v12i1.533
Rahmah, M. A., Fausan, M. D., Nasir, & Hawaida. (2023). Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Animaker Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Kelas Xii Di SMA Negeri 3 Pangkep. Jurnal Guru Pencerah Semesta, 1(3), 226–232. https://doi.org/10.56983/gps.v1i3.602
Sismawati, Djudin, T., & Arsyid, S. B. (2023). Meremediasi Miskonsepi Siswa Tentang Perpindahan Kalor Menggukan CLIS Berbantu Animasi Swish Max. 12, 73–80. https://doi.org/10.26418/jppk.v12i11.69043
Tumurang, M. (2024). Metodologi Penelitian. Media Pustaka Indo. https://books.google.co.id/books?id=Ffn1EAAAQBAJ
Wahyuni, N., Bhakti, Y. B., Mutakin, T. Z., Agustina, I., & Astuti, D. (2021). The Developmen Of Four-Tier Diagnostic Test Instrument To Identify The Learners ’ Misconseption On Circular Motions. IMPULSE: Journal of Research and Innovation in Physics Education, 1(1), 24–31.
Waruwu, A. T. M., & Pakiding, H. (2023). Penggunaan Aplikasi Animasi Interaktif (Animaker) Dalam Proses Pembelajaran. Vox Dei: Jurnal Teologi Dan Pastoral, 4(2), 197–209. https://jurnal.sttekumene.ac.id
Wulandari, S., Gusmalini*, A., & Zulfarina, Z. (2021). Analisis Miskonsepsi Mahasiswa Pada Konsep Genetika Menggunakan Instrumen Four Tier Diagnostic Test. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 9(4), 642–654. https://doi.org/10.24815/jpsi.v9i4.21153
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Shabrina Eka Witrie , Firdaus Firdaus, Mukromin Mukromin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal Lesensi









