Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Pada Usaha Tenun Ikat Kapakole Di Desa Manulondo
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempmengaruhi pendapatan pada usaha Tenun Ikat Kapakole di Desa Manulondo, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende. Usaha tenun ikat memiliki peran penting sebagai pelestarian budaya serta sumber pendapatan masyarakat, namun pendapatan penenun masih tergolong rendah dan tidak stabil. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan analisis regresi linier sederhana, dengan jumlah sampel sebanyak 97 penenun yang diperoleh melalui rumus Lemeshow. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, wawancara terbatas, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor internal usaha yang meliputi modal, tenaga kerja, lokasi, jam kerja, pemasaran, bahan baku, dan alat produksi berpengaruh signifikan terhadap pendapatan penenun, baik secara parsial maupun simultan. Nilai koefisien regresi sebesar 0,837 serta nilai signifikansi 0,000 menunjukkan bahwa peningkatan faktor-faktor tersebut secara langsung meningkatkan pendapatan usaha. Selain itu, nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,669 mengindikasikan bahwa 66,9% variasi pendapatan penenun dapat dijelaskan oleh variabel-variabel yang diteliti. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan pendapatan penenun sangat dipengaruhi oleh pengelolaan usaha yang baik, termasuk penyediaan modal yang memadai, peningkatan kapasitas tenaga kerja, lokasi usaha yang strategis, efektivitas waktu kerja, serta strategi pemasaran yang terorganisasi.



