Mortalitas Spodoptera frugiperda J.E. Smith Akibat Racun Kontak Dari Ekstrak Daun Mimba (Azadirachta indica) Dan Beauveria bassiana
DOI:
https://doi.org/10.37478/agr.v16i2.2943Abstract
S. frugiperda ialah hama invasif pada tanaman jagung Indonesia yang serangannya dapat mengganggu dan merugingan petani. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan perlakuan yang tepat dan mampu meningkatkan mortalitas dan menekan serangan larva S. frugiperda. Metode yang dipakai merupakan metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal yang terdiri dari 8 perlakuan dengan 4 kali ulangan : K1 (Kontrol aquades) ; K2 (Kontrol insektisida deltametrin 1 ml/l) ; M1 (Ekstrak daun mimba 40 g/l) ; M2 (Ekstrak daun mimba 80 g/l) ; M3 (Ekstrak daun mimba 120 g/l) ; B1 (B. bassiana 107 konidia/ml) ; B2 (B. bassiana 108 konidia/ml) ; B3 (B. bassiana 109 konidia/ml). Pengaplikasian dilakukan secara kontak ketubuh larva S. frugiperda. Pengamatan dilakukan selama 14 hari dengan 10 larva instar 2 disetiap ulangan. Hasil penelitian ini adalah perlakuan ekstrak daun mimba mencapai mortalitas tertinggi yaitu 100% pada konsentrasi 120 g/l dengan nilai LT50 mencapai 5.18 hari, sedangkan pada perlakuan cendawan B. bassiana mortalitas tertinggi pada kerapatan 109 konidia/ml mencapai 87.5% dengan nilai LT50 7.26 hari. Dengan demikian konsentrasi ekstrak daun mimba 120 g/l dan kerapatan konidia cendawan entomopatogen B. bassiana 109 konidia/ml mampu untuk mengendalikan S. frugiperda dan menekan populasinya.
Downloads
Keywords:
LT50, Mortalitas, Spodoptera frugiperdaDownloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 AGRICA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.