Evaluasi Konsep Arsitektur Tropis Pada Bangunan Perkantoran Pemerintahan di Kota Ende Nusa Tenggara Timur
DOI:
https://doi.org/10.37478/teknosiar.v19i2.5473Abstract
Penelitian ini mengevaluasi penerapan konsep arsitektur tropis pada bangunan perkantoran pemerintahan di Kota Ende, Nusa Tenggara Timur. Kota Ende yang terletak pada iklim tropis kering dengan karakteristik suhu tinggi, radiasi matahari kuat, dan kelembaban tinggi memerlukan penerapan arsitektur tropis yang tepat untuk menciptakan kenyamanan termal dan efisiensi energi. Melalui pendekatan literatur review, penelitian ini menganalisis penerapan elemen arsitektur tropis seperti orientasi bangunan, desain fasad, ventilasi alami, dan penggunaan material lokal pada bangunan perkantoran pemerintahan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa beberapa bangunan perkantoran pemerintahan di Kota Ende belum sepenuhnya mengadopsi konsep arsitektur tropis yang optimal, terutama dalam aspek orientasi bangunan dan sistem penghawaan alami. Penelitian ini merekomendasikan strategi adaptasi dan modifikasi yang memadukan prinsip arsitektur tropis dengan teknologi modern untuk meningkatkan performa bangunan perkantoran pemerintahan di Kota Ende.
Downloads
Keywords:
Arsitektur Tropis, Bangunan Perkantoran Pemerintahan, Kota Ende, Kenyamanan Termal, Efisiensi EnergiReferences
BMKG Ende. (2023). Data Iklim Kota Ende 2018-2023. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Meteorologi Ende.
Hardiman, G. (2014). Arsitektur Ramah Lingkungan untuk Bangunan Perkantoran di Daerah Beriklim Tropis Kering. Jurnal Arsitektur KOMPOSISI, 10(5), 279-290.
Hyde, R. (2008). Bioclimatic Housing: Innovative Designs for Warm Climates. London: Earthscan.
Karyono, T. H. (2016). Arsitektur Tropis: Bentuk, Teknologi, Kenyamanan & Penggunaan Energi. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Lechner, N. (2015). Heating, Cooling, Lighting: Sustainable Design Methods for Architects (4th ed.). New York: John Wiley & Sons.
Lippsmeier, G. (1997). Bangunan Tropis (Edisi ke-2). Jakarta: Penerbit Erlangga.
Prawibawa, P., & Iyati, W. (2019). Evaluasi Performa Termal pada Fasad Bangunan Perkantoran di Kawasan Tropis. Jurnal Arsitektur GRID, 1(2), 37-49.
Prianto, E. (2012). Strategi Desain Fasad Double Skin untuk Penghematan Energi pada Bangunan Perkantoran di Daerah Beriklim Tropis Lembab. Jurnal Tesa Arsitektur, 10(2), 119-131.
Santoso, E. I. (2018). Kearifan Lokal dalam Perencanaan dan Perancangan Kota untuk Mewujudkan Arsitektur yang Berkelanjutan: Studi Kasus di Nusa Tenggara Timur. Jurnal Arsitektur KOMPOSISI, 12(3), 173-184.
Satwiko, P. (2009). Fisika Bangunan. Yogyakarta: Penerbit ANDI.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 DVX. Deddy Kurniawan, Petrus Jhon Alfred D. D & Petrus Vincentius Parera

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









