ANALISIS UNSUR HARA PUPUK ORGANIK KOTORAN TERNAK DAN TANAH PROGAM GESEKU KABUPATEN BLORA
DOI:
https://doi.org/10.37478/agr.v18i2.5568Abstract
Agricultural land has been experiencing a decline in fertility due to the continuous and unbalanced use of chemical fertilizers, which negatively affects soil conditions and the surrounding environment. Organic fertilizers offer an environmentally friendly and sustainable alternative. One of the primary sources of organic fertilizer is livestock manure, which is utilized through the GESEKU program (Gerakan Sejuta Kotak Umat). This study aims to analyze the nutrient content of livestock manure-based organic fertilizer and the soil nutrient status following its application under the GESEKU program. This research method was carried out by purposive sampling, collecting soil samples from agricultural fields that had received organic fertilizer applications in eight districts across Blora Regency. The results showed that the fertilizer had a pH range of 7.02–8.99, nitrogen content of 2.17–2.94%, and organic carbon content between 15.00–32.60%. Total nitrogen content in the soil was categorized as moderate (0.22–0.33%). Available phosphorus ranged from low to very high (12.89–45.13 ppm), while exchangeable potassium was categorized as low to moderate (0.27–0.45 me/100g). The soil’s organic carbon content was classified as very low to low (0.54–1.66%). Based on the findings, it can be concluded that the soil in the sampled locations remains in an optimum condition for rice cultivation, indicating that the use of organic fertilizer from the GESEKU program contributes positively to maintaining soil fertility
Downloads
Keywords:
GESEKU programe, Manure, Organic Fertilizer, Soil Fertility CriteriaReferences
Ahmad, Budirman Bachtiar dan Andi Hamka. 2019. Analisis kandungan hara kompos johar cassia siamea dengan penambahan aktivator promi analysis of the nutrient content of compost cassia siamea with addition of activator promi. Bioma:Jurnal Biologi Makassar 4(1):68–76.
Al Mu’min MI, Joy B, Yuniarti A. Dinamika kalium tanah dan hasil padi sawah (oryza sativa l.) akibat pemberian NPK majemuk dan penggenangan pada Fluvaquentic Epiaquepts. Soilrens. 14 (1):11-15.
Baso MSG, Hasanah U, Mondhe A. 2014. Variabilitas sifat fisika tanah dan c-organik pada lahan hutan dan perkebunan kakao (Theobroma cacao l.) di desa Sejahtera kecamatan Palolo kabupaten Sigi. J Agrotekbis. 2(6):565-672.
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blora. 2024. Laporan Akhir Inventarisasi Gas Rumah Kaca 2024. Blora (ID): DLH Kabupaten Blora.
Dulbari, Yuriansyah, Sutrisno H, Maksum A, Ahyuni D, Budiarti L, Saputra H, Sari MF. 2021. Bimbingan teknis pertanian organik sebagai penerapan teknologi budidaya ramah lingkungan kepada perkumpulan kelompok tani Gapsera sejahtera Mandiri PengabdianMu: J. Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat.6(3): 258-265.
Fangohoi L, Makabori YY, Ataribaba Y. 2023. Faktor-faktor yang menentukan tingkat partisipasi petani dalam kelompok petani. J.Penelitian Pertanian Terapan. 23 (1):1-122.
Gusmailina, F., Luthfi, M., & Yani, E. (2018). Pengaruh pupuk organik kotoran sapi terhadap sifat kimia tanah dan pertumbuhan tanaman jagung (Zea mays L.). Jurnal Ilmiah Pertanian, 15(2), 76–84.
Irianti ATP. Suyanto A. 2016. Pemanfaatan jamur Trichoderma sp. dan Aspergillus sp. sebagai dekomposer pada pengomposan jerami padi. J Agrosains. 13(2):1-9.
Karamina H, Fikrinda W, Murti AT. 2017 Kompleksitas pengaruh temperatur dan kelembaban tanah terhadap nilai pH tanah di perkebunan jambu biji varietas kristal (Psidium guajava l.) Bumiaji, Kota Batu. Jurnal Kultivasi.16 (3): 430-434.
Kusumadewi, Mailola Anli, Adib Suyanto, and Bambang Suwerda. 2020. Kandungan nitrogen, phosphor, kalium, dan pH pupuk organik cair dari sampah buah pasar berdasarkan variasi waktu. Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan 11(2):92–99. doi: 10.29238/sanitasi.v11i2.945.
Lisdiyanti M. Sarifuddin. Guchi H. 2018. Pengaruh pemberian bahan humat dan pupuk SP-36 untuk meningkatkan ketersediaan fosfor pada tanah ultisol. J Pertanian Tropik. 5(2):192-198.
Liyanda M. Karim A. Abubakar Y. 2013. Analisis kriteria kesesuaian lahan terhadap produksi kakao pada tiga klaster pengembangan di kabupaten Pidie. J Manajemen Sumberdaya Lahan. 2(3):270-284.
Mandang M, Sondakh MFL, Laoh OEH. 2020. Karakteristik petani berlahan sempit di desa Tolok Kecamatan Tompaso. Agri-SosioEkonomi. 16(1): 105-114.
Maryam RS, Yusmah RA. 2023. Penentuan c-organik pada tanah untuk meningkatkan produktivitas tanaman dan keberlanjutan umur tanaman dengan metoda spektrofotometri uv vis. J Teknologi Pertanian. 12(1): 11-19.
Melsasail, Linus, V. R. C. Warouw, and Y. E. B. Kamagi. 2019. Analisis kandungan unsur hara pada kotoran sapi di daerah dataran tinggi dan dataran rendah.” Cocos 2(6):1–14.
Neina, D. (2019). The Role of Soil pH in plant nutrition and soil remediation. Applied and Environmental Soil Science. 1–9.
Patti PS. Kaya E. Silahooy Ch. 2013. Analisis status nitrogen tanah dalam kaitannya dengan serapan N oleh tanaman padi sawah di desa Waimital. kecamatan Kairatu. kabupaten Seram Bagian Barat. Agrologia. 2 (1):51-58.
Pusat Penelitian Tanah. 1983. Klasifikasi Kesesuaian Lahan. Proyek Pertanian Menunjang Transigrasi. No. 29b/1983, Bogor
Putri RS. Pinaria AG. 2021. Penggunaan kompos Chromolaena odorata untuk meningkatkan kalium tanah. J Agroteknologi Terapan. 1(1):15-17.
Romadhon MR, Hermiyanto B. 2021 Penentuan Indeks Kesuburan Tanah di Sub DAS Dinoyo, Kabupaten Jember. Jurnal Tanah dan Iklim. 45(1): 27-37.
Rumiati. 2024. Respon petani padi terhadap penggunaan pupuk organik cair di poktan Sumber Kencono desa Garung kecamatan Sambeng kabupaten Lamongan [skripsi]. Politeknik Pembangunan Pertanian Malang.
Sari MN, Sudarsono, Darmawan. 2017. Pengaruh bahan organik terhadap ketersediaan fosfor pada tanah-tanah kaya Al dan Fe. Buletin Tanah dan Lahan. 1 (1): 65-71.
Setiawan. B.S. 2010. Membuat Pupuk Kandang Secara Cepat. Penebar Swadaya: Jakarta
Siswanto D. Widjajani BW. Siswanto. 2024. Analisis status dan kelas kemampuan kesuburan tanah pada beberapa lahan tebu di kecamatan Japah kabupaten Blora. J Agrotropika. 23(1):77-88.
Suharto, S., & Wulandari, E. (2020). Pupuk organik: Kandungan dan manfaatnya bagi tanah dan tanaman. Prosiding Seminar Nasional Pertanian Berkelanjutan, 1(1), 33–39.
Syofani R, Putri SD, Karjunita N. 2020. Karakteristik sifat tanah sebagai faktor penentu potensi pertanian di Nagari Silokek kawasan Geopark Nasional. J Agrium. 17(1): 1-6.
Subandi. 2013. Peran dan pengelolaan hara kalium untuk produksi pangan di Indonesia. Pengembangan Inovasi Pertanian. 6(1): 1-10.
Subula R. Uno WD. Abdul A. 2022. Kajian tentang kualitas kompos yang menggunakan bioaktivator EM4 (effective microorganism) dan MOL (mikroorganisme local) dari keong mas. J Jambura Edu Biosfer. 4(2):56-64.
Wibawanti, Jeki Mediantari Wahyu, Lukman Fadhiliya, dan Sapto Pamungkas. 2019. “Briket Kotoran Kambing (BRIKOKA) Fermentasi Sebagai Media Planter Bag Budidaya Vanili Desa Jelok Kaligesing Purworejo.” Community Empowerment 4(2):66–74. doi: 10.31603/ce.v4i2.2980.
Widawati. Sri. 2005. Daya pacu activator fungi asal kebun biologi Wamena terhadap kematangan hara kompos. serta jumlah mikroba pelarut fosfat dan penambat nitrogen. Biodiversitas. 6(4):238-241.
Widiyawati I, Wagiono, Nur’azakya L. 2023. Strategi pengembangan usahatani padi semi organik pada gapoktan Saluyu di desa cilamaya kecamatan Cilamaya Wetan kabupaten Karawang. J Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis. 9(1):322-334.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jeki Mediantari Wahyu Wibawanti, Nunik Iriyanti Ramadhan, Wawan Dedi Marahendra, Khittatun Nafiah, Eryan Ari Wibowo, Sapto Pamungkas

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












