ANALISIS EROSI DAN SOSIAL EKONOMI TERHADAP DEGRADASI LAHAN SUB DAS WAIBLAMA
DOI:
https://doi.org/10.37478/agr.v19i1.7510Abstract
This study aims to determine the problems and impacts of land degradation on the geophysical, biological, and socio-economic environments in the Waiblama Sub-watershed. One of the main causes of land degradation is erosion. To determine erosion prediction and conservation planning in the Waiblama Sub-watershed area, Natar Mage Village and Tanarawa Village, Waiblama District, Sikka Regency, using the USLE method. The results of the study showed that the magnitude of erosion in the Waiblama Sub-watershed ranged from 0.05 to 1719.72 tons/ha/year, which is classified as very light to very heavy. The highest importance value index at the tree level is dominated by the Candlenut plant species (Aleurites moluccanus) with a relative density (KPR) of 0.11 to 0.26% and an importance value index (INP) of 6.74 to 10.96%. The pole level is dominated by the Lamtoro species (Leucacena leucocephala) with a KPR of 1.31 to 1.67% and an INP of 10.08 to 15.84%. The most dominant sapling level is the turi plant species (Sesbania grandifora) with a KPR of 0.53 to 1.82% and an INP of 6.07 to 14.70%. The most dominant seedling level is the gletang grass (Tridaxprocumbenns) with a relative density (KPR) of 6.67 to 29.26% and an importance value index (INP) of 18.70 to 63.34%.
Downloads
Keywords:
Analysis, Conservation, Erosion, IncomeReferences
Arsyad, S. (1989). Konservasi tanah dan air. Bogor: IPB Press.
Arsyad, S., Nugroho, B., & Hidayat, T. (2021). Land degradation and watershed management in tropical upland areas. Journal of Soil and Water Conservation Indonesia, 8(2), 115–126.
Andriyani, D., Putra, A., & Wahyuni, S. (2019). Analisis distribusi curah hujan menggunakan metode Thiessen polygon pada daerah aliran sungai. Jurnal Hidrologi Indonesia, 4(1), 45–53.
Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II. (2017). Laporan kondisi DAS dan Bendungan Napun Gete Kabupaten Sikka. Kupang: BWS NT II.
Beja, H. D. (2015). Sistem pertanian ladang berpindah masyarakat Suku Tanah Ai di Kabupaten Sikka. Jurnal Sosial Pertanian, 10(2), 77–86.
Fauzi, M., Kurniawan, A., & Rahmat, D. (2020). Dampak perubahan penggunaan lahan terhadap keanekaragaman fauna pada kawasan DAS hulu. Jurnal Ekologi Lingkungan, 18(3), 201–212.
Fitri, A., Rahman, H., & Siregar, M. (2021). Pengelolaan daerah aliran sungai berbasis ekosistem dan keberlanjutan lingkungan. Jurnal
Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 11(1), 25–36.
Hammer, W. I. (1981). Soil conservation consultant report. Jakarta: FAO Project INS/78/006.
Haryati, S., Wulandari, R., & Setiawan, B. (2022). Pengaruh suhu dan kekeringan terhadap degradasi lahan di wilayah tropis kering Indonesia. Jurnal Klimatologi dan Lingkungan, 6(2), 89–101.
Hasanah, N., Prasetyo, Y., & Lestari, D. (2023). Konservasi pertanian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pada kawasan DAS hulu. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Lingkungan, 15(1), 44–58.
Kurniawan, R., Utomo, S., & Yani, E. (2021). Pengaruh geomorfologi terhadap sedimentasi pada daerah aliran sungai tropis. Jurnal Geografi Fisik Indonesia, 9(3), 155–167.
Lestari, D., Nugraha, A., & Prabowo, H. (2020). Erosi tanah dan degradasi lahan pada kawasan hulu daerah aliran sungai. Jurnal Tanah dan Iklim, 44(2), 101–112.
Nugraha, P., Santoso, T., & Wicaksono, A. (2020). Peran vegetasi permanen dalam mengendalikan erosi pada DAS di Pulau Jawa. Jurnal Konservasi Sumberdaya Lahan, 14(1), 33–42.
Nugroho, A., Hidayat, M., & Kusuma, R. (2021). Pendekatan sosial budaya dalam pengelolaan daerah aliran sungai berkelanjutan. Jurnal Masyarakat dan Lingkungan, 28(1), 70–82.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2023 tentang Pengupahan.
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 109 Tahun 2020 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.
Prasetyo, B., Hidayah, N., & Fadilah, R. (2020). Perubahan penutupan lahan dan pengaruhnya terhadap limpasan permukaan pada DAS hulu. Jurnal Ilmu Lingkungan, 18(2), 134–145.
Purba, R. (2019). Pengelolaan daerah aliran sungai dalam perspektif pembangunan berkelanjutan. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 7(1), 12–23.
Rahim, A., Suryanto, D., & Putri, L. (2021). Intensitas hujan dan pengaruhnya terhadap laju erosi pada daerah tropis kering. Jurnal Meteorologi dan Hidrologi, 9(2), 66–78.
Rahman, M., Syafrudin, A., & Kholis, N. (2023). Degradasi lahan dan keberlanjutan bendungan pada kawasan DAS strategis nasional. Jurnal Infrastruktur dan Lingkungan, 17(1), 21–34.
Sari, N., Wijaya, H., & Kurniati, D. (2022). Sistem agroforestri sebagai upaya pengendalian erosi pada daerah aliran sungai. Jurnal Agroforestri Indonesia, 5(2), 91–103.
Soil Survey Staff. (2014). Keys to soil taxonomy (12th ed.). Washington DC: United States Department of Agriculture (USDA).
UPT KPH Kabupaten Sikka. (2020). Dokumen pengelolaan kawasan
Hutan Egon Ilin Medo Kabupaten Sikka. Maumere: UPT KPH Kabupaten Sikka.
Utami, R., Yuliana, S., & Prakoso, D. (2021). Hubungan kondisi ekonomi masyarakat dengan degradasi lahan pada kawasan DAS. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 17(3), 210–221.
Wibowo, A., Prasetya, B., & Kurniasih, S. (2019). Karakteristik tanah vulkanik dan kerentanannya terhadap erosi di wilayah lereng gunung api. Jurnal Tanah Tropika, 24(2), 95–106.
Widyastuti, E., Firmansyah, D., & Lazuardi, M. (2022). Efektivitas program hutan kemasyarakatan terhadap konservasi lingkungan berbasis masyarakat. Jurnal Kehutanan Tropis, 10(1), 54–67.
Wischmeier, W. H., & Smith, D. D. (1978). Predicting rainfall erosion losses: A guide to conservation planning. Washington DC: United States Department of Agriculture.
Yuliani, R., Handoko, A., & Saputra, F. (2021). Struktur vegetasi sebagai indikator degradasi ekosistem daerah aliran sungai. Jurnal Biologi Lingkungan, 13(2), 118–129.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Marianus Mayolis, I.N.Prijo Soetedjo, Philiphi de Rozari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












