Aspek Tekstual Gramatikal dalam Antologi Puisi Melodi Hati Jiwa-Jiwa Merindu Karya Ika Sriyani, dkk
DOI:
https://doi.org/10.37478/rjpbsi.v4i2.3659Abstract
Masalah penelitian ini adalah menemukan dan menjelaskan aspek tekstual dalam antologi puisi Melodi Hati Jiwa-Jiwa Merindu karya Ika Sriyani, dkk. Pendekatan penelitiannya adalah pendekatan kualitatif dengan metode penelitian yang digunakan adalah metode baca dan catat. Teori yang digunakan adalah teori semantik leksikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 52 data aspek gramatikal dan aspek leksikal. Ke-52 data menjelaskan bahwa jumlah data untuk puisi-puisi Ika Sriyani sebanyak 17 data. Aspek gramatikal untuk puisi-puisi Ika Sriyani sebanyak 12 data yang terdiri atas pengacuan (reference) sebanyak 10 data, dan perangkaian (conjunction) sebanyak 2 data. Sedangkan, aspek leksikal sebanyak 7 data yang terdiri atas repetisi (pengulangan) sebanyak 2 data, sinonimi (padan kata) sebanyak 1 data, antonimi (lawan kata) sebanyak 2 data, dan kolokasi (sanding kata) sebanyak 2 data. Jumlah data untuk puisi-puisi Josephina Nirma Rupa sebanyak 17 data. Aspek gramatikal untuk puisi-puisi Josephina Nirma Rupa sebanyak 10 data yang terdiri atas pengacuan (reference) sebanyak 9 data, dan perangkaian (conjunction) sebanyak 1 data. Sedangkan, aspek leksikal sebanyak 7 data yang terdiri atas repetisi (pengulangan) sebanyak 2 data, sinonimi (padan kata) sebanyak 1 data, antonimi (lawan kata) sebanyak 2 data, dan ekuivalensi (kesepadanan) sebanyak 2 data. Jumlah data untuk puisi-puisi Dominika Dhapa sebanyak 18 data. Aspek gramatikal untuk puisi-puisi Dominika Dhapa sebanyak 13 data yang terdiri atas pengacuan (reference) sebanyak 12 data, dan perangkaian (conjunction) sebanyak 1 data. Sedangkan, aspek leksikal sebanyak 5 data yang semua data tersebut merupakan aspek leksikal berkenaan dengan ekuivalensi (kesepadanan).
Downloads
Keywords:
Aspek tekstual, antologi puisi, wacana, sastraReferences
Aminudin. 2013. Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Cetakan kesepuluh. Bandung: Sinar Baru Algesindo.
Bate (2016). Diksi Religius dalam Kumpulan Puisi Religius Doa-Doa Semesta Karya Jhon Dami Mukese. (Skripsi, PBSI, Universitas Flores. Ende).
Bunga, RD, Djumadin, H., & Rini, MM. (2021). Struktur Puisi Karya John Dami Mukese Serta Relevansinya Dalam Pembelajaran Sastra. Edunesia: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 2(1), 1-9. https://doi.org/10.51276/edu.v2i1.62.
Chaer, Abdul. 2009. Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Rineka Cipta.
Halliday & Hasan. 1985. Bahasa, Konteks, dan Teks: Aspek-aspek bahasa dalam pandangan semiotik sosial. Terjemahan oleh Asruddin Barori Tou. 1992. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Kolin, Alvionita Lette. (2020). Bentuk-Bentuk Lingual Pemikat pada Bungkusan Permen Kiss Mint (Kajian Semantik)”. (Skripsi, PBSI, Universitas Flores. Ende).
Pateda, Mansoer. 2001. Semantik Leksikal. Jakarta. Rineka Cipta
Putu, Wijaya & Rohmandi. 2011. Semantik Teori dan Analisis. Surakarta. Yurman Pustaka.
Pradopo, Djoko Rachmat. 2005. Pengkajian Puisi. Gadjah Mada University Press.Yogyakarta.
Ratna, Kutha Nyoman. 2013. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yokyakarta: Pustaka Pelajar.
Sumarlan. 2008. Teori dan Praktek Analisis Wacana. Surakarta: Pustaka Cakra
Sudaryanto. 1993. Metode dan Aneka Teknik Penelitian Bahasa. Yokyakarta: Duta Wacana University Press.
Sriyani, Ika, Rupa, Josephina Nirma & Dhapa, Dominika. 2021. Melodi Hati Jiwa-Jiwa Merindu. Jaten: Penerbit Yayasan Lembaga Gumun Indonesia.
Ullmann, Stephen. 2009. Pengantar Semantik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Wijana,Putu Dewa dan Rohmadi, Muhamad. 2008. Semantik: Teori dan Analisis. Surakarta: Yuma Pustaka.
Rakhmawati, Rohmadi & Setiawan. (2015). Analisis Wacana Tekstual dan Kontekstual Naskah Drama Matahari di Sebuah Jalan Kecil Karya Arifin C. Noor serta Relevansinya sebagai Bahan Ajar Di Sekolah Menengah Atas. BASASTRA,3(2), 1-17.
