Teks Ritual Adat Tau Madhu Pada Masyarakat Desa Were Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk: Menemukan dan mendskripsikan bentuk, makna dan fungsi tuturan adat ritual tau madhu. tuturan adat dalam upacara Tau Madhu pada masyarakat Desa Were kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah bentuk tuturan adat dalam upacara Tau Madhu pada masyarakat Desa Were kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, (2) Bagaimanakah makna tuturan adat dalam upacara Tau Madhu pada masyarakat Desa Were kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, (3) Bagaimanakah fungsi tuturan adat dalam upacara Tau Madhu pada masyarakat Desa Were kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualiatif. Data dalam penelitian ini adalah data lisan berupa syair tuturan adat dalam ritual Tau Madhu. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara, teknik dokumentasi, teknik rekam. Teori yang digunakan adalah Linguistik Kebudayaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa tuturan adat dalam ritual Tau Madhu pada masyarakat Desa Were, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, berupa syair yang memiliki bentuk berupa morfologi yaitu: nomina, verba, adjektifa. Makna yang terkandung dalam ritual Tau Madhu pada masyarakat Desa Were, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada yaitu makna penghormatan. Makna simbolis, makna perlindungan, makna permohonan. Fungsi ritual Tau Madhu pada masyarakat Desa Were, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada adalag fungsi informatif
Downloads
Keywords:
Tuturan adat, Ritual adat, Tau MadhuReferences
Anantama, M. D., & Setiawan, A. 2020. Menggali makna nama-nama makanan sekitar kampus di purwokerto. Jurnal Aksara, 32(2), 275–286. https://doi.org/10.29255/aksara.v32iil.511.275--286
Bata, F. 2021. Nilai dalam Tuturan Adat Sewu Api Pada Masyarakat Desa Kelitembu Kecamatan Wewaria Kabupaten Ende. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 7(1), 35-45.
Bata, F., & Mandona, I. V. 2021. Makna Kawe Kolo R’ete Tengu Sebagai Upacara Perdamaian Masyarakat Kelitembu Dan Elemolo Di Persekutuan Tana Tobi Watu Bhangu Kecamatan Wewaria Kabupaten Ende. Retorika: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia, 2(1), 27-35.
Bata, F., & Rona, M. 2022. Tuturan Adat Dalam Ritual Puju Awu Pada Masyarakat Desa Wolofeo Kecamatan Detusoko Kabupaten Ende. Retorika: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(1), 95-105.
Hekin, M. (2022). MENELAAH RITUAL ADAT OHON ANA SUKU LIMAHEKIN DALAM HUBUNGANNYA DENGAN SAKRAMEN PEMBAPTISAN. JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan Dan Budaya, 3(1), 24–31. https://doi.org/10.56358/japb.v3i1.126
Gaa, A., & See, S. 2020 Tuturan Adat Dalam Upacara Maso Sa’o Nggua Baru Pada Masyarakat Ende Desa Ndungga Kecamatan Ende Tengah Kabupaten Ende. Kependidikan, Bahasa Dan Kesusastraan Indonesia, 4, 338-399
Genua, V. 2020. Teks Sole Oha Tradisi Budaya Guyub Kultur Lembata Flores Ntt. Retorika: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia, 1(1), 30-41.
Genua, V., & Saira, M. E. 2023. Teks Torok Adat Ritual Kelas Tradisi Masyarakat Lentang Kabupaten Manggarai-Flores: Sebuah Kajian Linguistik Kebudayaan. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 9(1), 49-60.
Samon, E.L. Tulit, dkk . 2025. Bentuk dan Makna Patun dalam Nyanyian Sole OhaPada Masyarakat Desa Lite, Kecamatan Adonara Tengah, Kabupaten Flores Timur. Retorika: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia 6(1) 1-12
Syakhrani, A. W., & Kamil, M. L. 2022. Budaya Dan Kebudayaan: Tinjauan Dari Berbagai Pakar, Wujud-Wujud Kebudayaan, 7 Unsur Kebudayaan Yang Bersifat Universal. Cross-Border, 5(1), 782- 791.
