PENERIMAAN SEKTOR PERTAMBANGAN DAN TINGKAT KEMISKINAN: BUKTI EMPIRIS DARI PROVINSI DI INDONESIA

Authors

  • Putu Ryan Astrawan Program Studi Magister Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Halu Oleo
  • Tajuddin Tajuddin Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.37478/als.v16i02.8640

Abstract

This study examines the relationship between mining sector revenue and poverty across 34 Indonesian provinces during 2015–2025, using panel data regression based on 374 annual provincial observations. Chow, Hausman, and Lagrange Multiplier tests indicate that the Random Effects model is the most appropriate specification. The results show that, nationally, higher mining sector revenue significantly reduces poverty. However, descriptive evidence reveals substantial regional disparities. The poverty-reducing effect is more evident in provinces with relatively strong governance, such as East Kalimantan and South Kalimantan, whereas other mining-producing regions, including Papua and West Papua, have not effectively translated mining revenue into meaningful poverty reduction. These findings indicate that mining revenue alone does not guarantee poverty alleviation. Therefore, revenue-sharing and downstream processing policies should prioritize strengthening local governance and fiscal accountability rather than merely increasing mining revenue.

Downloads

Download data is not yet available.

Keywords:

Mining Sector Revenue, Poverty, Resource Curse, Panel Data

References

Anantri, F. A. (2024). Analisis Faktor-Faktor Pendukung Kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Kabupaten Kutai Kartanegara. Jurnal Ekonomi Teknologi dan Bisnis (JETBIS). https://doi.org/10.57185/jetbis.v3i2.88

Astrawan, P. R., Tajuddin, T., & Almana, L. O. (2026). Jerat Informalitas: Peran Mediasi Upah Minimum dalam Pengaruh Pekerjaan Informal dan Setengah Menganggur terhadap Ketimpangan Pendapatan di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 24(01), 111-123. https://ejournal.umm.ac.id/index.php/jep/article/view/45341

Anwar, A. F., Sari, D. W., Islamiya, H. A. T., Ahmad, R. A. R., & Alias, N. S. (2024). Memahami Dampak Aktivitas Pertambangan dan Peningkatan Modal Manusia dalam Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan: Bukti dari Luwu Timur, Indonesia. Cogent Economics & Finance, 12. https://doi.org/10.1080/23322039.2024.2386401

Kegiatan Pertambangan Rakyat dan Pertambangan Skala Kecil (Artisanal and Small-scale Mining/ASM) terus berkembang di banyak wilayah kaya sumber daya.

Auty, R. M. (1993). Pembangunan Berkelanjutan dalam Perekonomian Mineral: Tesis Kutukan Sumber Daya. Routledge. https://www.routledge.com/Sustaining-Development-in-Mineral-Economies-The-Resource-Curse-Thesis/Auty/p/book/9780415097156

Astrawan, P. R., & Meirizki, L. (2026). Pengaruh Rata-Rata Lama Sekolah Terhadap Tingkat Kemiskinan Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2021–2025. Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Dan Keuangan, 7(3), 13. https://doi.org/10.53697/emak.v7i3.4110

Badan Pusat Statistik, dikutip dalam Indonesiabaik.id. (2024). Tingkat kemiskinan Indonesia dalam satu dekade terakhir. https://indonesiabaik.id/infografis/tingkat-kemiskinan-indonesia-dalam-satu-dekade-terakhir

Bahlburg, F. (2023). Dampak Lokal Pertambangan di Distrik-Distrik Peru: Bukti Kutukan Sumber Daya di Tingkat Subnasional? International Journal of Energy Economics and Policy. https://doi.org/10.32479/ijeep.14319

Baldwin, R. E. (1956). Pola-Pola Pembangunan di Wilayah-Wilayah yang Baru Dihuni. The Manchester School, 24(2), 161–179. https://doi.org/10.1111/j.1467-9957.1956.tb00061.x

Baltagi, B. H. (2021). Analisis Ekonometrika Data Panel (edisi ke-6). Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-030-53953-5

Bazillier, R., & Girard, V. (2020). Penggali Emas dan Mesin: Bukti Dampak Distributif dari Demam Emas Artisanal dan Industri di Burkina Faso. Journal of Development Economics. https://doi.org/10.1016/j.jdeveco.2019.102411

Beblawi, H. (1987). Negara Rentier di Dunia Arab. Dalam H. Beblawi & G. Luciani (Eds.), The Rentier State. Croom Helm. https://www.taylorfrancis.com/chapters/edit/10.4324/9781315684864-2

Bhattacharyya, S., & Resosudarmo, B. P. (2015). Pertumbuhan, Akselerasi Pertumbuhan, dan Masyarakat Miskin: Pelajaran dari Indonesia. World Development, 66, 154-165. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2014.08.009

Bona Sánchez, C., Fleitas Castillo, G. del C., Pérez Alemán, J., & Santana Martín, DJ (2026). Keberagaman Dewan dan Tidak Tanggung Jawab Sosial Perusahaan. Riset Bisnis BRQ Triwulanan, 29.

Breusch, T. S., & Pagan, A. R. (1980). Uji Pengganda Lagrange dan Penerapannya pada Spesifikasi Model dalam Ekonometrika. The Review of Economic Studies, 47(1), 239–253. https://doi.org/10.2307/2297111

Brintanti, A. R. D., Jamil, I., Alhassan, U., Kusmara, B. Y., & Rahmawati, Y. (2024). Hubungan Berbentuk N Terbalik: Meninjau Kembali Pengaruh Dinamis Sumber Daya Alam terhadap Kemiskinan di Indonesia. Asia-Pacific Journal of Regional Science, 9, 83 - 105. https://doi.org/10.1007/s41685-024-00368-0

Chavez, C. (2023). Dampak Keberadaan Pertambangan terhadap Ketimpangan, Pendapatan Tenaga Kerja, dan Kemiskinan: Bukti dari Peru. Mineral Economics, 36, 615-642. https://doi.org/10.1007/s13563-023-00370-6

Chow, G. C. (1960). Pengujian Kesamaan Antarkumpulan Koefisien dalam Dua Regresi Linear. Econometrica, 28(3), 591–605. https://doi.org/10.2307/1910133

Corden, W. M., & Neary, J. P. (1982). Sektor yang Mengalami Ledakan dan Deindustrialisasi dalam Perekonomian Terbuka Kecil. The Economic Journal, 92(368), 825–848. https://doi.org/10.2307/2232670

Driscoll, J. C., & Kraay, A. C. (1998). Estimasi Matriks Kovarians yang Konsisten dengan Data Panel yang Memiliki Ketergantungan Spasial. The Review of Economics and Statistics, 80(4), 549–560. https://doi.org/10.1162/003465398557825

Frynas, J., & Buur, L. (2020). Kutukan Sumber Daya Sebelum Eksploitasi di Afrika: Dampak Ekonomi dan Politik dari Antisipasi Pendapatan Sumber Daya Alam. The Extractive Industries and Society. https://doi.org/10.1016/j.exis.2020.05.014

Gujarati, D. N., & Porter, D. C. (2009). Ekonometrika Dasar (edisi ke-5). McGraw-Hill. https://www.google.com/books/edition/Basic_Econometrics/eAJdcQAACAAJ

Hadi, H., Yuliana, E., Faturohim, A., & Ariyantini, M. (2024). Bagaimana Kemiskinan dan Ketimpangan Memengaruhi Pertumbuhan Ekonomi di Sumatera Selatan? KnE Social Sciences. https://doi.org/10.18502/kss.v9i18.16326

Hausman, J. A. (1978). Uji Spesifikasi dalam Ekonometrika. Econometrica, 46(6), 1251–1271. https://doi.org/10.2307/1913827

Hilmawan, R., & Amalia, S. (2020). Batu Bara dan Mineral serta Dampaknya terhadap Indeks Pembangunan Manusia: Studi Empiris di Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur, Indonesia. International Journal of Energy Economics and Policy. https://doi.org/10.32479/ijeep.8711

Hilmawan, R., & Clark, J. (2019). Investigasi terhadap Kutukan Sumber Daya di Indonesia. Resources Policy, 64, 101483. https://doi.org/10.1016/j.resourpol.2019.101483

Hilson, G., Bockstael, S. V., Sauerwein, T., Hilson, A., & McQuilken, J. (2021). Pertambangan Rakyat dan Pertambangan Skala Kecil serta COVID-19 di Afrika Sub-Sahara: Analisis Awal. World Development. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2020.105315

Hirschman, A. O. (1958). Strategi Pembangunan Ekonomi. Yale University Press. https://archive.org/details/strategyofeconom0000hirs

Hsiao, C. (2022). Analisis Data Panel (edisi ke-4). Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/9781009057745

Innis, H. A. (1930). Perdagangan Bulu di Kanada: Sebuah Pengantar Sejarah Ekonomi Kanada. Yale University Press. https://www.jstor.org/stable/j.ctt1287m3v

Izzati, N., Yunani, A., & Nur, M. (2024). Analisis Pertumbuhan Sektor Pertambangan, Pengangguran, dan Rasio Belanja Modal terhadap Tingkat Kemiskinan di Banua Enam, Kalimantan Selatan. Journal of International Business, Management and Finance Studies. https://doi.org/10.57185/jibmfs.v2i1.38

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. (2024a). Kontribusi minerba pada PDB 2023 capai Rp2.198 triliun. https://www.esdm.go.id/id/media-center/arsip-berita/kontribusi-minerba-pada-pdb-2023-capai-rp2198-triliun

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. (2024b). Minerba tetap jadi tulang punggung PNBP sektor ESDM, tembus Rp172,96 triliun. https://www.esdm.go.id/id/media-center/arsip-berita/minerba-tetap-jadi-tulang-punggung-pnbp-sektor-esdm-tembus-rp17296-triliun

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. (2025). World Bank: Garis kemiskinan BPS tetap relevan untuk kebijakan nasional. https://www.menpan.go.id/site/berita-terkini/berita-daerah/world-bank-garis-kemiskinan-bps-tetap-relevan-untuk-kebijakan-nasional

Konte, M., & Vincent, R. (2020). Pertambangan dan Kualitas Layanan Publik: Peran Tata Kelola Lokal dan Desentralisasi. World Development. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2020.105350

Kuznets, S. (1955). Pertumbuhan Ekonomi dan Ketimpangan Pendapatan. The American Economic Review, 45(1), 1–28. https://cooperative-individualism.org/kuznet-simon_economic-growth-and-income-inequality-1955-mar.pdf

Mahdavy, H. (1970). Pola dan Permasalahan Pembangunan Ekonomi di Negara-Negara Rentier: Kasus Iran. Dalam M. A. Cook (Ed.), Studies in the Economic History of the Middle East. Oxford University Press. https://scholar.google.com/scholar?q=Mahdavy+1970+patterns+problems+economic+development+rentier+states+Iran

N., & Maswana, J. (2021). Peran Sektor Sekunder dalam Pengentasan Kemiskinan di Indonesia. The Journal of Indonesia Sustainable Development Planning. https://doi.org/10.46456/jisdep.v2i2.113

Najah, M. Y. (2025). Pengaruh Investasi dan Ekspor terhadap Kemiskinan melalui Pertumbuhan: Bukti dari Provinsi Penghasil Nikel di Indonesia. Journal of Applied Economics in Developing Countries. https://doi.org/10.20961/jaedc.v10i2.101700

Noriega Vidal, E. M., Cotrina-Teatino, M., Anampa, H. A., Sandoval Carranza, M. D., Henriquez Sanchez, Y. J., Rodríguez Soto, J. C., & Cerna, C. J. A. (2022). Pertambangan sebagai Kekuatan Pendorong dalam Pembangunan Ekonomi Peru. Proceedings of the 2nd LACCEI International Multiconference on Entrepreneurship, Innovation and Regional Development (LEIRD 2022): “Exponential Technologies and Global Challenges: Moving toward a new culture of entrepreneurship and innovation for sustainable development”. https://doi.org/10.18687/leird2022.1.1.49

Nurkse, R. (1953). Permasalahan Pembentukan Modal di Negara-Negara Terbelakang. Oxford University Press. https://archive.org/details/problemsofcapita0000nurk

Nurmala, S., Hartono, D., & Sumiyati, T. (2025). Dampak Windfall Sumber Daya Mineral terhadap Kemiskinan melalui Transmisi Fiskal. Efficient: Indonesian Journal of Development Economics. https://doi.org/10.15294/efficient.v8i3.32692

Oates, W. E. (1972). Federalisme Fiskal. Harcourt Brace Jovanovich. https://www.google.com/books/edition/Fiscal_Federalism/qfW6AAAAIAAJ

Ofosu, G., Dittmann, A., Sarpong, D., & Botchie, D. (2020). Implikasi Sosial-Ekonomi dan Lingkungan dari Pertambangan Rakyat dan Pertambangan Skala Kecil (ASM) terhadap Pertanian dan Penghidupan. Environmental Science & Policy. https://doi.org/10.1016/j.envsci.2020.02.005

Oktasari, N. D., Ananda, C. F., & S. (2020). Analisis Ketimpangan Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi terhadap Kemiskinan di Provinsi Papua Tahun 2010–2018. Proceedings of the 23rd Asian Forum of Business Education (AFBE 2019). https://doi.org/10.2991/aebmr.k.200606.053

Priambodo, A. (2025). Keterkaitan Pertumbuhan Ekonomi, Dinamika Kemiskinan, dan Pendapatan dalam Otonomi Fiskal Daerah di Indonesia. Journal of Economics Research and Policy Studies. https://doi.org/10.53088/jerps.v5i2.2042

S., Indiastuti, R., & Yusuf, A. (2015). Dampak Sektor Pertambangan terhadap Kemiskinan dan Ketimpangan Pendapatan di Indonesia: Analisis Data Panel. International Journal of Scientific & Technology Research, 4, 195-200.

Sachs, J. D., & Warner, A. M. (1995). Kelimpahan Sumber Daya Alam dan Pertumbuhan Ekonomi (NBER Working Paper No. 5398). National Bureau of Economic Research. https://doi.org/10.3386/w5398

Sachs, J. D., & Warner, A. M. (2001). Kutukan Sumber Daya Alam. European Economic Review, 45(4–6), 827–838. https://doi.org/10.1016/S0014-2921(01)00125-8

Sen, A. (1999). Pembangunan sebagai Kebebasan. Oxford University Press. https://archive.org/details/developmentasfre0000senA

Tiebout, C. M. (1956). Teori Murni tentang Pengeluaran Daerah. Journal of Political Economy, 64(5), 416–424. https://doi.org/10.1086/257839

Tsaurai, K. (2021). Pertambangan, Kemiskinan, dan Ketimpangan Pendapatan di Negara-Negara Eropa Tengah dan Timur: Apa yang Disampaikan oleh Data kepada Kita? Comparative Economic Research. Central and Eastern Europe. https://doi.org/10.18778/1508-2008.24.19

White, H. (1980). Estimator Matriks Kovarians yang Konsisten terhadap Heteroskedastisitas dan Uji Langsung terhadap Heteroskedastisitas. Econometrica, 48(4), 817–838. https://doi.org/10.2307/1912934.

Downloads

Published

2026-09-27

How to Cite

Astrawan, P. R., & Tajuddin, T. (2026). PENERIMAAN SEKTOR PERTAMBANGAN DAN TINGKAT KEMISKINAN: BUKTI EMPIRIS DARI PROVINSI DI INDONESIA. ANALISIS, 16(02), 214-231. https://doi.org/10.37478/als.v16i02.8640