KEBIASAAN BO BEDIL PADA SAAT ORANG MENINGGAL DUNIA DI DESA GOLO WEDONG KECAMATAN KUWUS BARAT KABUPATEN MANGGARAI BARAT

Authors

  • Pius Hadino Atul Pendidikan Sejarah Universitas Flores
  • Yosef Dentis Pendidikan Sejarah Universitas Flores
  • Maria Gorety Djandon Pendidikan Sejarah Universitas Flores

DOI:

https://doi.org/10.37478/sajaratun.v7i1.1962

Abstract

Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana asal-usul kebiasaan bo bedil pada saat orang meninggal dunia? (2) Apa persepsi tua adat tentang perubahan dalam tradisi bo bedil pada saat orang meninggal dunia? Penelitian ini bertujuan untukĀ  (1) mengetahui asal-usul kebiasaan bo bedil pada saat orang meninggal dunia (2) mengetahui persepsi tua adat tentang perubahan dalam tradisi bo bedil pada saat orang meninggal dunia.Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif, metode pengumpulan data menggunakan teknik: (1) Wawancara (2) Dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, pemaparan data, dan penarikan kesimpulan. Sesuai dengan fokusnya, maka yang menjadi subjek penelitian ini terdiri dari informan kunci daninforman pendukung, yang terdiri dariĀ  Tua golo, Tua tembongsekaligusTua teno, dan informan pendukung dari warga Desa Golo Wedong.Hasil penelitian menunjukan bahwa tradisi bo bedil pertama kali ada sejak zaman penjajahan dan persepsi tua adat mengenai perubahan dalam tradisi bo bedil, bahwa perubahan itu terjadi karena perkembangan zaman yang semakin pesat dengan munculnya teknologi baru untuk memudahkan segala kegiatan manusia.

Keywords:

Kebiasaan, Bo bedil, Meninggal dunia

References

Blolong Rede Raymundus. 2012. Dasar-Dasar antropologi. Ende. Nusa Indah

Blolong, Rede Raymundus. 2008. Tahap-Tahap Penelitian antropologi. Ende. Nusa Indah

Dagur, Bagul anton. 2004. Prospek dan Strategi Pembangunan Kabupaten Manggarai Dalam Perspektif Masa Depan. Jakarta Timur. Indo Media

Hariyono P. 1996. Pemahaman Kontekstual Tentang Ilmu Budaya Dasar. Yogyakarta. Penerbit Kanisius

Herimanto dan Winarno. 2008. Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Jakarta Timur. Bumi aksara

Jurahman B, Yohanes dkk. 2013. Pengantar Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Salatiga. Widya Sari Press

Koenjaraningrat. 2005. Pengantar antropologi. Jakarta. PT Rineka Cipta

Koenjaraningrat. 2009. Pengantar Ilmu antropologi. Jakarta. PT Rineka Cipta

Moleong J, Lexi. 1995. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung. PT Remaja Rosdakarya.

Sudharma, Wayan 1 dkk. 2013. Penti Weki Peso Beo Rangga Walin Tahun di Kabupaten Manggarai Nusa Tenggara Timur. Yogyakarta. Ombak Dua

Sugiyono. 2012. Metodologi Penelitian Pendidikan. Bandung. alfabeta

Sumber Jurnal:

Astuti Ari (2016). Ritual Kematian Dalam agama Hindu Bali di Desa Tegal Besar Kecamatan Belitang Iikabupaten Oku Timur Sumatera Selatan. ada Pada Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. Di akses Tanggal 13 Mei 2020. Pukul 16:31 Wita

Damayanti Tia (2019). Tradisi Brobosan Dalam Upacara Kematian Masyarakat Jawa.ada Pada Jurnal Kebudayaan Jawa Universitas Lampung. Diakses Tanggal 25 april 2020. Pada Pukul 15:42 Wita.

Dyson L, dkk. Tiwah upacara kematian pada masyarakat dayak ngaju di kalimantn tengah. ada Pada Jurnal pengembangan kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Jakarta. Diakses Tanggal 13 Mei 2020. Pukul 17:16

I Melita Daning (2015). Ritual Obong Sebagai Ritual Kematian Orang Kalang di Desa Bumiayu Kecamatan Weleri Kabupaten Kendal. ada pada skripsi Universitas Negeri Semarang. Diakses Tanggal 25 april 2020. Pada Pukul 14:02 Wita.

Pasrah Fahmil (2017). Upacara adat Kematian Di Dsa Salemba Kecamatan Ujung Loe Kabupaten Bulukumba. ada Pada skripsi Uin alauddin Makasar. Diakses Tanggal 13 Mei 2020. Pada Pukul 15:42 Wita.

Downloads

Published

2022-07-25

How to Cite

Atul, P. H., Dentis, Y. ., & Djandon, M. G. (2022). KEBIASAAN BO BEDIL PADA SAAT ORANG MENINGGAL DUNIA DI DESA GOLO WEDONG KECAMATAN KUWUS BARAT KABUPATEN MANGGARAI BARAT. Sajaratun: Jurnal Sejarah Dan Pembelajaran Sejarah, 7(1), 90-99. https://doi.org/10.37478/sajaratun.v7i1.1962

Issue

Section

Articles