Merekam Ingatan, Menyuarakan Sejarah: Efektivitas Media Audio Visual sebagai Alat Publikasi di Museum Pleret

Authors

  • Aswin Haryanto Universitas PGRI Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.37478/sajaratun.v10i2.7097

Abstract

Kemajuan teknologi informasi mendorong lembaga kebudayaan, termasuk museum, untuk bertransformasi dari fungsi tradisionalnya sebagai tempat penyimpanan artefak menjadi pusat penyebaran pengetahuan yang interaktif dan responsif terhadap perkembangan media. Penelitian ini bertujuan menelaah sejauh mana efektivitas penggunaan media audio visual sebagai sarana publikasi di Museum Pleret, Yogyakarta, dalam memperkuat peran edukatif serta partisipasi masyarakat terhadap museum. Pendekatan penelitian yang digunakan ialah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dengan pengelola dan pengunjung, serta analisis terhadap konten audio visual yang dihasilkan oleh pihak museum. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa penerapan media audio visual mampu meningkatkan ketertarikan publik terhadap koleksi serta narasi sejarah yang diangkat Museum Pleret. Media ini dapat mengubah penyajian sejarah yang bersifat statis menjadi pengalaman visual dan auditif yang lebih interaktif, sehingga memperluas jangkauan komunikasi sekaligus memperdalam pemahaman pengunjung terhadap konteks sejarah lokal. Meski demikian, efektivitasnya masih dipengaruhi oleh sejumlah faktor teknis seperti mutu produksi, ketepatan informasi sejarah, dan konsistensi strategi publikasi digital. Oleh karena itu, penggunaan media audio visual di Museum Pleret dapat dikatakan efektif apabila diterapkan dalam kerangka komunikasi budaya yang berkesinambungan dan berlandaskan riset sejarah yang kredibel.

Downloads

Download data is not yet available.

Keywords:

Media Audio Visual, Komunikasi Sejarah, Transformasi Museum

References

Abdullah Faqih Batubara, & Maulida, M. (2024). PERAN MUSEUM DALAM PELESTARIAN SEJARAH DAN BUDAYA MASYARAKAT. Jurnal Perpustakaan Dan Informasi, 6(2), 41–50.

Agung Kusuma Wardana, Handayani, D. S., Kaunang, R. R., & Setijadi, N. N. (2024). Peranan Ict Dan Digital Media Dalam Edukasi. Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial (JKOMDIS), 4(2), 450–457. https://doi.org/https://doi.org/10.47233/jkomdis.v4i2.1693

Azhar, N. M. (2024). Strategi Pemasaran Digital untuk Pengembangan Merek Berkelanjutan. Management Studies and Business Journal (PRODUCTIVITY), 1(1), 164–173. https://doi.org/https://doi.org/10.62207

Birsyada, M. I., Gularso, D., & Fairuzabadi, M. (2022). Strategi Pengembangan Pembelajaran Sejarah Masa Pendudukan Jepang di Indonesia Berbasis Diorama Museum Di Sekolah. DIAKRONIKA, 22(1), 2620–9446. https://doi.org/10.24036/diakronika/vol22-iss1/272

Chiu, C.-Y. A., & Shih, D.-T. L. (2020). Cultural Engagement and Interactive Communication?: A Study on the Implementation of New Media on Museum ’ s Digital Interpretations (Vol. 1). Springer International Publishing. https://doi.org/10.1007/978-3-030-49913-6

Erika Amanda Salsabila Putri. (2024). THE ROLE OF MUSEUMS IN HISTORICAL PUBLICATIONS Erika. Satmata: Journal of Historical Education Studies, 1(4), 193–198. https://doi.org/https://doi.org/10.61677/satmata.v2i2.272

Evangeulista, G., Agustin, A., Pramana, G., Putra, E., Pramesti, T., Madiistriyatno, H., Manajemen, M. M., Jakarta, U. P., Manajemen, D. M., & Jakarta, U. P. (1979). Strategi umkm dalam menghadapi digitalisasi. JURNAL KAJIAN EKONOMI DAN BISNIS, 16(1), 33–42.

Fahruddin, Jana, P., Setiawan, J., Rochmat, S., & Aman, R. D. A. Y. (2022). Student Perception of Online Learning Media Platform During the Covid-19 Pandemic. Journal of Education Technology, 6(1), 126–132. https://doi.org/https://dx.doi.org/10.23887/jet.v6i1.4 2738

Harada, T., Hideyoshi, Y., & Jean, C. (2018). MULTI-SENSORY TRANSFORMATION APPROACH. INTERNATIONAL DESIGN CONFERENCE, 2221–2228. https://doi.org/10.21278/idc.2018.0150

Megawati, F., Agustina, S., Mandarani, V., & Fadillah, E. T. (2025). Penguatan keterampilan guru melalui digital storytelling dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang menyenangkan. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 6(10), 809–820. https://doi.org/10.33474/jp2m.v6i3.23450

Nilsen, A. P. (2024). Faces and Voices of Real People: Connecting and Learning in a History Museum Exhibit. Visitor Studies, 27(1), 76–107. https://doi.org/10.1080/10645578.2023.2289799

Nisa, A. N. K., & Delfyan Intan Nurmala Fadi, P. O. G. (2023). Experiencing Museum: Eksplorasi Digital Free Tourism di Museum Ullen Sentalu, Yogyakarta. Jurnal Nasional Pariwisata, 13(2), 180–194.

Nugroho, A. Y., Priyanto, S. H., Hendratono, T., Herryani, H., & Pradapa, F. (2025). Digital transformation of the cultural heritage of the mataram kingdom. Multidisciplinary Indonesian Center Jurnal, 2(3), 3284–3294. https://doi.org/https://doi.org/10.62567/micjo.v2i3.946

Nurulloh, A., Septyandi, C. B., & Chendraningrum, D. (2025). ANALYSIS OF VISITOR SATISFACTION AT OURCHETYPE INTERACTIVE EXHIBITION. Kepariwisataan, 24(1), 8–23. https://doi.org/10.52352/jpar.v24i1.1513

Putra, D. D., Bahtiar, F. S., Rifqi, A. N., & Mardiyanto, V. (2023). Jurnal Pustaka Ilmiah Preservasi Digital Warisan Budaya?: Sebuah Ulasan. Jurnal Pustaka Ilmiah, 9(2), 85–95. https://doi.org/https://dx.doi.org/10.20961/jpi.v9i2.77398 Preservasi

Putri, A. G., Widya, A., Panamuan, & Blandina, F. (2025). Dampak Globalisasi Terhadap Kebudayaan Lokal pada Era Modernisasi. Jurnal Pendidikan Sosial Indonesia, 2(3), 3–12. https://doi.org/https://doi.org/10.62238/jupsi.v2i3.129

Rizzo, A. (2019). Museums as Disseminators of Niche Knowledge?: Universality in Accessibility for All. 2(2).

Septiani, A., Sejarah, P. S., Budaya, F. I., & Barat, J. (2022). Sejarah Visual?: Perspektif Baru Penulisan Sejarah. Bihari: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Ilmu Sejarah, 5(2), 86–100.

Subroto, D. E., Wirawan, R., & Rukmana, A. Y. (2023). Implementasi Teknologi dalam Pembelajaran di Era Digital?: Tantangan dan Peluang bagi Dunia Pendidikan di Indonesia. Jurnal Pendidikan West Science, 01(07), 473–480.

Suriadi, A., Akhyar, M., & S, L. A. (2024). The Sultanate of Palembang Based on Digital Storytelling As a Learning Media of Local History in Palembang. KnE Social Sciences, 2024, 74–82. https://doi.org/10.18502/kss.v9i2.14836

Wiganingrum, A., & Musadad, A. A. (2025). Virtual Tour Museum Kars Indonesia Sebagai Media Alternatif Pembelajaran Sejarah. Artefak, 12(1), 129–136. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.25157/ja.v12i1.13210 Virtual

Yam, J. H., Islam, U., Yusuf, S., & Indonesia, T. (2023). JURNAL EMPIRE Refleksi Penelitian Metode Campuran (Mixed Method). JURNAL EMPIRE Refleksi Penelitian Metode Campuran, 12(March), 1–12. https://doi.org/10.33592/empire.v2i2.3310

Yi, K., Zhou, H., Liu, Y., & Wu, Y. (2025). Affective Empathic Interaction in Museum Narrative?: Interactive Response Between History and Tourists ’ Culture. Sagepub.Com/Home/Sgo, June, 1–23. https://doi.org/10.1177/21582440251336653

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Haryanto, A. (2025). Merekam Ingatan, Menyuarakan Sejarah: Efektivitas Media Audio Visual sebagai Alat Publikasi di Museum Pleret . Sajaratun: Jurnal Sejarah Dan Pembelajaran Sejarah, 10(2), 45 - 54. https://doi.org/10.37478/sajaratun.v10i2.7097