Kontekstualisasi Gagasan Khalifah Ali Bin Abi Thalib Dalam Persatuan Umat Islam

Authors

  • Aditya Setiawan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim
  • Jamilah Jamilah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim

DOI:

https://doi.org/10.37478/sajaratun.v11i1.8045

Abstract

Khalifah Ali ra. memimpin dalam situasi kaum muslimin yang genting dan mencekam pasca terbunuhnya Khalifah Utsman ra., delapan hari tanpa kekuasaan dan akhirnya dipilihlah Ali ra. sebagai Khalifah keempat. Menyikapi hal ini Ali ra. melakukan langkah-langkah persatuan dengan sangat hati-hati dan penuh pertimbangan. Tujuan Penelitian ini menganalisis gagasan-gagasan Ali ra. dalam mengupayakan persatuan di umat Islam seperti khalifah pendahulunya yaitu Abu Bakar ra. dan Umar ra. serta mengutamakan Al-Qur’an dan Hadits sebagai landasan berijtihad. Penelitian ini menggunakan metode sejarah untuk merekonstruksi peristiwa dengan melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi sebagai tahap terakhir dari kegiatan penelitian. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa apa yang dilakukan Khalifah Ali ra. adalah sesuai dengan ajaran Islam yang mengedepankan perdamaian yang hampir saja mencapai harapan yaitu tercapainya persatuan dan persaudaraan umat Islam, namun semua sirna setelah Khalifah Ali ra. menyatakan bersedia menerima Tahkim dalam Perang Shiffin.

Downloads

Download data is not yet available.

Keywords:

kontekstualisasi, gagasan, ali bin abi thalib, persatuan

References

A., Q., & Saleh, M. A. (2014). al-Mausu’ah al-Muyassarah fi al-Tarikh al-Islami, Terj. Zainal Arifin. Penerbit Zaman.

Abdul Latif, A. M. (2011). Bangkit dan Runtuhnya Khalifah Bani Umayyah, Terj. Abu Ziad Dhiaul-Haq dan Abdul Syukur Abdul Razak. Pustaka Azzam.

Abdurrahman, D. (1999). Metode Penelitian Sejarah. Logos Wacana Ilmu.

al-Afghani, S. (2001). Pemimpin Wanita di Kancah Politik Studi Sejarah Pemerintahan Aisyah. Pustaka Pelajar.

al-Husaini, al-H. (1989). Imamul Muhtadin Sayyidina Ali bin Abi Thalib. Yayasan al-Hamidi.

al-Husaini, H. M. H. al-Hamid. (1986). Sejarah Hidup Imam Ali bin Abi Thalib Ra. Lembaga Penyelidikan Islam.

Al-Husaini, A.-H. (1985). Sejarah Hidup Imam Ali bin Abi Thalib. Toha Putra.

Amin, S. M. (2009). Sejarah Peradaban Islam. Amzah.

Armstrong, K. (2002). Islam: Sejarah Singkat, diterjemahkan oleh Fungky Kusnaendy Timur dari Islam: A Short History. Penerbit Jendela.

Ash-Shallabi, A. M. (2012). Biografi Ali bin Abi Thalib. Pustaka Al-kautsar.

Audah, A. (2013). Ali bin Abi Thalib sampai kepada Hasan dan Husein. Pustaka Litera Antarnusa.

Dahlan, A. A. (1997). Ensiklopedia Hukum Islam (Cetakan 1). Ichtiar Baru Van Hoeve.

Djazuli, H. A. (2003). Fiqh Siyasah. Kencana Prenada Media Group.

Fu’ad, A. Z. (2012). Sejarah Peradaban Islam (Paradigma Teks, Reflektif, dan Filosofis). CV. Indo Pramaha.

Hadi, S. (1990). Metodologi Riset. Andi Offset.

Hosen, N. (2018). Islam Yes Khalifah No (Jilid 1). UIN Sunan Kalijaga Press.

Ibnu Katsir. (2014). Perjalanan Hidup Empat Khalifah Rasul Yang Agung, Terj. Abu Ihsan Al-Atsari. Darul Haq.

Ibrahim, Q. A., & Saleh, M. A. (2014). Buku Pintar Sejarah Islam: Jejak Langkah Peradaban Islam dari Masa Nabi Hingga Masa Kini, diterjemahkan oleh Zainal Arifin dari al-Mausu’ah al-Muyassarah fi alTarikh al-Islami. Zaman.

Katsir, I. (2004). Al-Bidayah Wan Nihayah. Terj. Abu Ihsan al-Atsari. Darul Haq.

Kuntowijoyo, K. (1995). Pengantar Ilmu Sejarah. Bentang Budaya.

Muhammad, A. J. (2011). Tarikh Ath-Thabari Jilid 5. Terj. Abu Ziad Muhammad Dhiaul-Haq dan Abdul Syukur Abdul Razak. Pustaka Azzam.

Shaban, M. A. (1984). Sejarah Islam, Penafsiran Baru 600-750, terj. Machnun Husein (Cetakan 1). Rajawali Press.

Sholeh, S. (2009). Politik Dalam Sejarah Islam. Dakwah Digital Press.

Downloads

Published

2026-06-05

How to Cite

Setiawan, A. ., & Jamilah, J. (2026). Kontekstualisasi Gagasan Khalifah Ali Bin Abi Thalib Dalam Persatuan Umat Islam. Sajaratun: Jurnal Sejarah Dan Pembelajaran Sejarah, 11(1), 10 - 20. https://doi.org/10.37478/sajaratun.v11i1.8045