Integrasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Dalam Pembelajaran Sejarah Untuk Mewujudkan Kesadaran Sejarah Dan Karakter Kebangsaan Pada Kurikulum Merdeka

Authors

  • Cristian Purba Universitas Negeri Medan
  • Cristy Rajagukguk Universitas Negeri Medan
  • Dicky Alexander Universitas Negeri Medan
  • Dwi Anggraini Universitas Negeri Medan
  • Indah Natalia Universitas Negeri Medan
  • Jenifer Mauli Universitas Negeri Medan
  • Rofly Armadhany Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.37478/sajaratun.v11i1.8161

Abstract

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka menempati posisi epistemologis yang sangat strategis sebagai katalisator dalam mereorientasi pembelajaran sejarah di sekolah menengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan strategi integrasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam pembelajaran sejarah di sekolah menengah untuk membentuk kesadaran sejarah dan karakter kebangsaan peserta didik pada struktur Kurikulum Merdeka. Transformasi kurikulum menuntut pembelajaran sejarah tidak sekadar menjadi ruang hafalan kronologis, melainkan media internalisasi nilai luhur bangsa. Dengan menggunakan metode studi literatur sistematis (systematic literature review), data dikumpulkan melalui penelusuran artikel ilmiah, buku, dan dokumen kebijakan kurikulum yang diterbitkan dalam rentang tahun 2015 hingga 2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa dimensi-dimensi P5—seperti berkebinekaan global, gotong royong, dan bernalar kritis—memiliki keterkaitan epistemologis yang kuat dengan tujuan pembelajaran sejarah. Melalui proyek bertema kearifan lokal dan bhinneka tunggal ika, pembelajaran sejarah berbasis proyek (PjBL) mampu memfasilitasi internalisasi nilai-nilai karakter kebangsaan secara kontekstual. Inovasi ini berhasil mengubah budaya belajar sejarah menjadi lebih inklusif, partisipatif, dan reflektif. Meskipun demikian, efektivitas pelaksanaannya masih dibatasi oleh kendala kesiapan pedagogis guru, hambatan perancangan modul interdisipliner, serta kompleksitas instrumen asesmen otentik. Kajian ini menyimpulkan bahwa P5 dalam pembelajaran sejarah bertindak sebagai katalisator strategis untuk melahirkan lulusan yang tanggap terhadap dinamika abad ke-21 tanpa kehilangan jati diri nasionalnya.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Cristy Rajagukguk, Universitas Negeri Medan

Mahasiswi S1 Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Medan, Indonesia

Dicky Alexander, Universitas Negeri Medan

Mahasiswa S1 Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Medan, Indonesia

Dwi Anggraini, Universitas Negeri Medan

Mahasiswi S1 Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Medan, Indonesia

Indah Natalia, Universitas Negeri Medan

Mahasiswi S1 Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Medan, Indonesia

Jenifer Mauli, Universitas Negeri Medan

Mahasiswi S1 Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Medan, Indonesia

Rofly Armadhany, Universitas Negeri Medan

Mahasiswa S1 Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Medan, Indonesia

Keywords:

Integrasi, Projek Penguatan , Profil Pelajar Pancasila , Pembelajaran Sejarah , Kurikulum Merdeka

References

Anshori, S. (2017). Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Wahana Pendidikan Karakter. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 2(2), 80–85.

Arifin, Z. (2022). Kurikulum Merdeka dalam Perspektif Pedagogi. Jurnal Sygma Excelencia Islamica, 10(1), 1–15.

Daga, A. T. (2021). Makna Merdeka Belajar dan Penguatan Peran Guru di Sekolah Dasar. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 7(3), 1075–1090.

Faiz, A., Parhan, M., & Ananda, R. (2022). Paradigma Baru dalam Kurikulum Prototipe. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(1), 1544–1550.

Fikriyyah, U. F., Ramdhani, S., & Anggraini, W. (2023). Analisis Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Jurnal Educatio, 9(2), 750–759.

Hermino, A. (2014). Kepemimpinan Pendidikan di Era Globalisasi. Pustaka Pelajar.

Hidayat, N., & Abdillah, A. (2019). Pendidikan Karakter di Indonesia: Konsep dan Implementasinya dalam Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 231–248.

Isnaini, M., & Maryati, S. (2022). Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sebagai Upaya Pembentukan Karakter Peserta Didik. Jurnal Basicedu, 6(5), 8248–8257.

Kemdikbud. (2020). Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2020–2024. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Kemendikbudristek. (2022). Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

Koesoema, D. (2015). Strategi Pendidikan Karakter: Revolusi Mental dalam Lembaga Pendidikan. Kanisius.

Komalasari, K., & Saripudin, D. (2017). Pendidikan Karakter: Konsep dan Aplikasi Living Values Education. Refika Aditama.

Kurniawan, S. (2017). Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Implementasinya secara Terpadu. Ar-Ruzz Media.

Lickona, T. (2013). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. Bantam Books.

Mulyasa, E. (2021). Menjadi Guru Profesional: Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Remaja Rosdakarya.

Muslich, M. (2015). Pendidikan Karakter: Menjawab Tantangan Krisis Multidimensional. Bumi Aksara.

Pratiwi, I., & Harsiati, T. (2022). Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 7(3), 208–215.

Puspitasari, R., & Nugraheni, F. (2023). Evaluasi Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMP Negeri. Jurnal Penelitian Pendidikan, 23(1), 45–56.

Rahayu, R., Rosita, R., Rahayuningsih, Y. S., Hernawan, A. H., & Priatna, T. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Penggerak. Jurnal Basicedu, 6(4), 6313–6319.

Setiawan, D., & Dinata, M. (2022). Peran Guru dalam Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(2), 1–12.

Suharyanto, A. (2015). Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Upaya Pembentukan Karakter Bangsa. JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik Universitas Medan Area, 3(2), 113–120.

Susetyo, B. (2022). Pengembangan Karakter Peserta Didik melalui Penerapan Nilai-Nilai Pancasila. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 7(1), 29–41.

Wiyani, N. A. (2013). Membumikan Pendidikan Karakter di SD: Konsep, Praktik, dan Strategi. Ar-Ruzz Media.

Yusuf, M. (2018). Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian Gabungan. Kencana.

Zamjani, I. (2022). Merdeka Belajar: Kebijakan Pendidikan dalam Membangun Ekosistem Belajar yang Relevan. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 7(1), 1–15.Koesoema, D. (2015). Strategi Pendidikan Karakter: Revolusi Mental dalam Lembaga Pendidikan. Kanisius.

Downloads

Published

2026-06-26

How to Cite

Purba, C., Rajagukguk, C., Rajagukguk, D. A., Anggraini, D., Sinambela, I. N., Siboro, J. M. S., & Armadhany, R. (2026). Integrasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Dalam Pembelajaran Sejarah Untuk Mewujudkan Kesadaran Sejarah Dan Karakter Kebangsaan Pada Kurikulum Merdeka. Sajaratun: Jurnal Sejarah Dan Pembelajaran Sejarah, 11(1), 190 - 197. https://doi.org/10.37478/sajaratun.v11i1.8161