Eksplorasi Motivasi Wisatawan Dalam Mengunjungi Destinasi Dark Tourism Di Gua Jepang Dan Gua Belanda
DOI:
https://doi.org/10.37478/sajaratun.v11i1.8190Abstract
Penelitian mengenai motivasi wisatawan pada destinasi dark tourism di kawasan konservasi alam masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi motivasi dan pengalaman wisatawan dalam mengunjungi Gua Jepang dan Gua Belanda di TAHURA Ir. H. Djuanda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wisatawan datang karena rasa penasaran terhadap suasana gua dan sejarah kolonial yang melekat pada lokasi. Setelah berada di lokasi, wisatawan merasakan emotional experience (pengalaman emosional), memperoleh learning (pembelajaran) mengenai sejarah lokasi, serta mengalami nostalgia, escape (pelarian dari rutinitas), dan personal reflection (refleksi pribadi). Pengalaman wisatawan terbentuk melalui perpaduan antara ruang peninggalan kolonial dan suasana kawasan hutan di TAHURA Ir. H. Djuanda. Temuan penelitian menunjukkan bahwa wisatawan tidak hanya datang untuk melihat peninggalan sejarah kolonial, tetapi juga memperoleh pengalaman emosional, pengetahuan baru mengenai sejarah, kesempatan untuk melepas rutinitas, serta refleksi terhadap kehidupan pada masa lalu. Pengalaman tersebut terbentuk dari perpaduan antara suasana gua sebagai situs sejarah dan suasana kawasan konservasi alam di TAHURA Ir. H. Djuanda, sehingga menghasilkan karakter pengalaman yang berbeda dibandingkan destinasi dark tourism yang berfokus pada memorial tragedi.
Downloads
Keywords:
Eksplorasi, Motivasi , Wisatawan , Destinasi , TourismReferences
Aggarwal, A., Lim, W. M., Dandotiya, R., & Kukreja, V. (2024). Dark tourism through the lens of attachment theory and domestic tourists. October 2023, 1–18. https://doi.org/10.1002/jtr.2609
Christina Lawby1, Priscilia Fedora2, S. T. (2022). Motivasi dan minat berkunjung kembali ke destinasi dark tourism?: studi kasus lawang sewu, semarang. 8(1), 1–13. https://doi.org/10.9744/jmhot.8.1.1
Creswell J. W., & D., C. J. (2023). Research Design: Qualitative, quantitative and mixed methods approaches. In SAGE Publications,Inc. https://medium.com/@arifwicaksanaa/pengertian-use-case-a7e576e1b6bf
Dancausa, G., Hernández, R. D., & Pérez, L. M. (2020). Motivations and Constraints for the Ghost Tourism?: A Case Study in Spain Motivations and Constraints for the Ghost Tourism?: A Case Study in Spain. https://doi.org/10.1080/01490400.2020.1805655
Dandotiya, R. (2024). The paradox of attraction?: unveiling the dynamics of tourist motivation and impact perception at a dark heritage site through mixed-method approach. August 2025. https://doi.org/10.1108/EBR-01-2024-0012
Dewi, R. (2023). Dark Tourism?: Eksplorasi dan Agenda Penelitian di Masa Depan. 53–63.
Effendy, G. M., Rahayu, S., Trisnawati, J. D., Bisnis, F., & Surabaya, U. (n.d.). Jurnal Pendidikan Ekonomi ( JURKAMI ) Corresponding Author Email?: [email protected] Author Email?: [email protected].
Farisya et al., 2025. (2025). Dilema Modernitas?: Komodifikasi Seni Ketangkasan Domba dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan. 4(4), 1064–1076. https://doi.org/10.55123/sosmaniora.v4i4.5934
Gina, M., Fabros, M., Lina, E., Lopez, F., & Roma, M. N. (2023). Social Sciences & Humanities Open Dark tourism in the Philippine context?: Indicators , motivations , and spectrum. 7(July 2022).
Girish, P., Dorina-maria, B., & J, J. E. (2020). Mortality salience and meaning in life for residents visiting dark tourism sites Mortality salience and meaning in life for residents visiting dark tourism sites. Journal of Sustainable Tourism, 0(0), 1–21. https://doi.org/10.1080/09669582.2020.1823398
Hamidah, S., & Hakim, I. N. (2023). Tinjauan Sistematik Tren Penelitian Dark Tourism ( Systematic Review of Trends in Dark Tourism Research ). 23(2), 244–264. https://doi.org/10.20473/mozaik.v23i2.42467
Hidayati1, & Afifah2. (2023). https://doi.org/10.31539/jomb.v5i2.8259. 5, 1733–1743.
Magano, J., & Fraiz-brea, J. A. (2022). Dark Tourists?: Profile , Practices , Motivations and Wellbeing.
Rekap tabel Jumlah Pengunjung Tahura Djuanda dari Tahun 2022 - 2025 (1). (n.d.).
Sanyal, S. N., & Malik, A. (2024). Current Issues in Tourism Should I visit or should I not?? An explanation for motivations and constraints to visit dark tourist destinations using behavioural reasoning theory constraints to visit dark tourist destinations using behavioural. Current Issues in Tourism, 3500, 1–20. https://doi.org/10.1080/13683500.2024.2416022
Stone, P. R. (2009). The Darker Side of Travel?: The Theory and Practice of Dark Tourism. UPTD Tahura Ir. (n.d.).
Wang, E., Shen, C., Zheng, J., Wu, D., & Cao, N. (2020). The antecedents and consequences of awe in dark tourism. June. https://doi.org/10.1080/13683500.2020.1782857


