Relevansi Pemikiran Pendidikan Ibnu Khaldun Pada Kurikulum Merdeka Berbasis Deep Learning Dalam Mata Pelajaran Sejarah

Authors

  • Ersya Maisarah Universitas Negeri Yogyakarta
  • Fidia Nurkhairunnisa Universitas Negeri Yogyakarta
  • Miftahuddin Miftahuddin Universitas Negeri Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.37478/sajaratun.v11i1.8215

Abstract

Kesenjangan antara realitas pembelajaran sejarah di lapangan yang masih didominasi oleh metode hafalan pasif, dengan tuntutan pendidikan abad ke-21 dan Kurikulum Merdeka yang menghendaki pembelajaran mendalam (deep learning) guna membentuk pemahaman kritis dan penalaran historis peserta didik. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi pemikiran pendidikan Ibnu Khaldun terhadap implementasi Kurikulum Merdeka berbasis Deep Learning dalam mata pelajaran Sejarah. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan desain studi kepustakaan (library research) dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi dan teknik analisis data dilakukan dengan analisis isi (content analysis) yang dipadukan dengan pendekatan hermeneutika . Hasil penelitian menunjukkan relevansi yang kuat. Filosofi Khaldun yang menekankan pentingnya kontekstualisasi sejarah, pengajaran bertahap (tadarruj), dan perlunya guru menguasai materi secara mendalam (malakah) selaras dengan Kurikulum Merdeka yang mengutamakan pembelajaran yang bermakna (deep learning), diferensiasi, dan penguatan pemahaman kontekstual (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila). Secara khusus, konsep malakah Ibnu Khaldun relevan dengan Deep Learning dalam pembelajaran Sejarah, karena mendorong siswa untuk tidak hanya menghafal fakta, tetapi mencapai internalisasi mendalam yang membentuk kemampuan analisis, sintesis, dan penalaran historis, sejalan dengan tujuan Kurikulum Merdeka. Penerapan model Deep Learning dapat menjadi alat untuk mewujudkan tujuan pendidikan Khaldun dalam konteks kurikulum modern. Integrasi pemikiran pendidikan Ibnu Khaldun khususnya kritik terhadap metode hafalan dan konsep malakah memberikan landasan filosofis yang kuat bagi implementasi Kurikulum Merdeka berbasis Deep Learning pada mata pelajaran Sejarah untuk mentransformasi pembelajaran pasif menjadi proses aktif yang mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan karakter peserta didik secara holistik.

 

Downloads

Download data is not yet available.

Keywords:

Relavansi Pemikiran, Ibnu Khaldun, Kurikulm Merdeka , Deep Learning , Pembelajaran Sejarah

References

Adina, R. N., & Wantini, W. (2023). Relevansi Pemikiran Pendidikan Ibnu Khaldun pada Pendidikan Islam Era Modern. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 8(2), 312–318. https://doi.org/10.51169/ideguru.v8i2.514

Alit, D. M. (2020). Inquiry DiscoveryLearning dan Sejarah Lokal?: Pembelajaran Sejarah Menghadapi Tantangan Abad 21. Discovery Learning Inquiry and Local History: Learning History Facing 21st Century Challenges. Jurnal Ilmu Sosial, 1, 57–79.

Fadila, F., Mulyana, A., & Winarti, E. (2024). Relevansi Pemikiran Ibnu Khaldun dalam Pembelajaran Sejarah: Systematic Literature Review. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(1), 498–504. https://doi.org/10.51169/ideguru.v10i1.1593

Fatmawati, I. (2025). Transformasi Pembelajaran Sejarah dengan Deep Learning Berbasis Digital untuk Gen Z. Revorma: Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran, 5(1), 25–39. https://doi.org/10.62825/revorma.v5i1.140

Fullan, M., Quinn, J., & McEachen, J. (2021). Deep Learning: Engage the World Change the World. SAGE Publications. https://books.google.co.id/books?id=sfAuDwAAQBAJ

Hak, P., Hafid, A., Hadara, A., & Dinda, L. O. (2025). Internalisasi Kurikulum Merdeka Pada Pembelajaran Sejarah di Lingkup Madrasah Aliyah Bahrul Mubarak Tahun Ajaran 2023 / 2024 Internalization of the Independent Curriculum in History Learning at Bahrul Mubarak Islamic High School for the 2023 / 2024 Academ. SELAMI IPS, 18(1), 86–97.

Hanum, L. S. (2024). Implementation and Challenges of the Independent Curriculum in 21st Century Learning Implementasi dan Tantangan Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Abad 21. PAKAR Pendidikan, 22(2), 151–162.

Hermawati, V., Hepni, Nawangsari, D., & Ubaidillah. (2024). Konsep Pendidikan Ibnu Khaldun Dalam Kitab Muqaddimah. An Namatul Ausath Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 2. https://doi.org/https://doi.org/10.64431/annamatulausath.v2i2.151

Hidayat, S., & Wakhidah, A. N. (2015). Konsep Pendidikan Islam Ibnu Khaldun Relevansinya Terhadap Pendidikan Nasional. PROFETIKA: Jurnal Studi Islam, 16(1).

Hidayat, Y. (2019). Pendidikan dalam Perspektif Ibnu Khaldun. Jurnal Pendidikan Islam Al-Ilmi, 2.

Huda, K., & Djono. (2025). Mengintegrasikan Teori Pembelajaran Bermakna dan Konstruktivisme dalam Pembelajaran Sejarah di Era Digital. Jurnal Artefak, 12(1), 137–146. https://doi.org/: http://dx.doi.org/10.25157/ja.v12i1.18462

Jauhari, M. I. (2020). Konsep Pendidikan Ibnu Khaldun dan Relevansinya Terhadap Pendidikan di Era Modern. Jurnal Komunikasi Dan Pendidikan Islam, 9.

Karimuddin, F. (2019). Pemikiran Ibnu Khaldun Tentang Perspektif Pendidikan. Jurnal AT-TARBIYYAH: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 5(2).

Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi. (2025). Pembelajaran dan Asesmen.

Komarudin. (2020). Pendidikan Perspektif Ibnu Khaldun. As-Salam: Jurnal Studi Hukum Islam & Pendidikan, 9(1), 1–16. https://doi.org/10.51226/assalam.v9i1.116

Manaf, A. (2020). Pemikiran Ibnu Khaldun Tentang Pendidikan dan Relevansinya dengan Pendidikan Dunia. As-Salam: Jurnal Studi Hukum Islam & Pendidikan, 9(1). https://doi.org/10.24014/Jiik.V4i2.4780

Martedi, F., & Zainuddin, Z. (2023). Rekonstruksi Pemikiran Pendidikan Ibnu Khaldun di Era Society 5.0. Ta’dib: Jurnal Pendidikan Islam Dan Isu-Isu Sosial, 21(1). https://doi.org/10.37216/tadib.v20i2.725

Mazith, S. W., Surana, D., & Sobarna, A. (2022). Analisis tentang Prinsip-Prinsip Belajar Menurut Kitab Ta ’ lim Muta ’ allim. Bandung Conference Series: Islamic Education, 1, 21–27.

Nurandriani, R., & Alghazal, S. (2022). Konsep Pendidikan Islam Menurut Ibnu Khaldun dan Relevansinya dengan Sistem Pendidikan Nasional. Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam, 27–36. https://doi.org/10.29313/jrpai.v2i1.731

Pratiwi, W., Hidayat, S., & Suherman. (2023). Kurikulum Merdeka Sebagai Kurikulum Masa Kini (Merdeka Curriculum as the Current Curriculum). Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, 10(1), 5. https://doi.org/https://dx.doi.org/10.62870/jtppm.v10i1.21407

Pristiwanti, D., Badariah, B., Hidayat, S., & Dewi, R. S. (2022). Pengertian Pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4, 1.

Rahman, A., Fitriani, A., Munandar, A. S., Karlina, Y., & Yumriani. (2022). Pengertian Pendidikan, Ilmu Pendidikan dan Unsur-Unsur Pendidikan. Al Urwatul Wutsqa?: Kajian Pendidikan Islam, 2, 1.

Sjamsuddin, H. (2012). Model Pendekatan Pembelajaran Sejarah dari Isu-Isu Kontroversial, Sejarah-Komparatif ke Analisis Tekstual. Agastya: Jurnal Sejarah Dan Pembahasannya, 1.

Syauky, A., & Walidin, W. (2025). KONSEP MALAKAH IBNU KHALDUN: ANALISIS SOSIO-PEDAGOGIS DAN RELEVANSINYA DALAM PENDIDIKAN HOLISTIK DI ERA MODERN. JOURNAL CERDAS MAHASISWA, 7(1), 13–25.

Tiona Pasaribu, F., Gustiningsi, T., & Nusantara, D. S. (2025). Design of a Project-Based Learning Module in the Jambi Context Based on 3-Full Deep Learning to Enhance 6C Skills Introduction *. International Conference on Engineering, Applied Science and Technology.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Maisarah, E. ., Nurkhairunnisa, F. ., & Miftahuddin, M. (2026). Relevansi Pemikiran Pendidikan Ibnu Khaldun Pada Kurikulum Merdeka Berbasis Deep Learning Dalam Mata Pelajaran Sejarah. Sajaratun: Jurnal Sejarah Dan Pembelajaran Sejarah, 11(1), 276 - 285. https://doi.org/10.37478/sajaratun.v11i1.8215