Kontinuitas Dan Perubahan Wilayah Rawas Dari Onderafdeeling Rawas Hingga Kabupaten Musi Rawas Utara (1920 - 2013)

Authors

  • Lagut Lagut Universitas Negeri Semarang
  • Muhamad Shokeh Universitas Negeri Semarang
  • Supian Supian Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.37478/sajaratun.v11i1.8237

Abstract

Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami dinamika perubahan administrasi pemerintahan yang terjadi di wilayah Rawas selama masa kolonial, awal kemerdekaan, hingga era otonomi daerah. Penelitian bertujuan menganalisis bentuk-bentuk kontinuitas dan perubahan status administratif serta faktor-faktor yang memengaruhi transformasi wilayah Rawas. Metode yang digunakan adalah metode penelitian sejarah yang meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Data diperoleh dari arsip kolonial, dokumen pemerintahan, peraturan perundang-undangan, serta berbagai sumber pustaka yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah Rawas mengalami beberapa perubahan status administratif, yaitu dari Onderafdeeling Rawas pada masa Hindia Belanda, menjadi kewedanaan pada awal kemerdekaan, kemudian dihapuskan pada tahun 1963 seiring restrukturisasi pemerintahan daerah, dan akhirnya kembali memperoleh status daerah otonom melalui pembentukan Kabupaten Musi Rawas Utara pada tahun 2013. Meskipun terjadi perubahan struktur pemerintahan, identitas kewilayahan Rawas tetap bertahan dan menjadi faktor penting dalam perjuangan pembentukan kabupaten baru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perkembangan wilayah Rawas menunjukkan adanya kontinuitas identitas historis yang berlangsung di tengah perubahan administrasi dan politik selama hampir satu abad.

Downloads

Download data is not yet available.

Keywords:

Kontinuitas, Perubahan, Onderafdeeling, Rawas, Sejarah

References

Berlian Susetyo, R. (2023). PERUBAHAN BIROKRASI MARGA WILAYAH MUSI ULU DI AFDEELING PALEMBANGSCHE BOVENLANDEN 1906-1942. Sejarah Dan Budaya, 17(1), 105–122. https://doi.org/10.17977/um021v15i22021p305

J. F. P. RICHTER. (1911). RAPPORT NOPENS DEN AANLEG X YAN STAATSSPOORWEGEN IN ZUID-SUMATRA. In BATAVIA LANDSDRUKKERIJ (Vol. 5, Number 2). BATAVIA LANDSDRUKKERIJ.

Lagut. Supian. Sarkowi. (2021). Sejarah Pemerintah Daerah Rawas dari masa Hindia Belanda Sampai Terbentuknya Kabupaten Musi Rawas Utara. Lekeisah.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 1963 Tentang Penghapusan Keresidenan Dan Kewedanaan Presiden Republik Indonesia, 1965 1965 (1965).

Ramli, S., & Bakaruddin, L. (2021). Perubahan Birokrasi Pemerintahan Daerah Kewedanaan Rawas 1943-1950. Moderasi: Jurnal Studi Ilmu Pengetahuan Sosial, 1(2), 25–33. https://doi.org/10.24239/moderasi.vol1.iss2.29

Regerings- Almanak Voor. (1865).

Regerings. (1867). Almanak Voor.

Regerings. (1878). Almanak Voor.

Regerings. (1879). Almanak Voor.

Regerings. (1900). Almanak Voor.

SK GUBERNUR KEPALA DAERAH TINGKAT I SUMATERA SELATAN NOMOR 142/KPTS/III/1983 TENTANG PENGHAPUSAN PEMERINTAH MARGA, DPR MARGA, PERANGKAT MARGA, KETUA/ANGGOTA DPR MARGA DAN PEJABAT PAMONG MARGA LAINNYA SERTA PENUNJUKAN PEJABAT KEPALA DESA WILAYAH PROVINSI D (1983).

STAATSBLAD. (1875).

STAATSBLAD. (1915).

Susetyo, B., & Ravico, R. (2021). Perekonomian Masyarakat Onder Afdeeling Moesi Oeloe Tahun 1900-1942. Rihlah: Jurnal Sejarah Dan Kebudayaan, 9(2), 13–35. https://doi.org/10.24252/rihlah.v9i2.23250

Downloads

Published

2026-06-19

How to Cite

Lagut, L., Shokeh, M. ., & Supian, S. (2026). Kontinuitas Dan Perubahan Wilayah Rawas Dari Onderafdeeling Rawas Hingga Kabupaten Musi Rawas Utara (1920 - 2013). Sajaratun: Jurnal Sejarah Dan Pembelajaran Sejarah, 11(1), 128 - 138. https://doi.org/10.37478/sajaratun.v11i1.8237