Pengaruh Project Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Penulisan Esai Sejarah Silang Budaya Melayu Sumater Selatan di SMA PGRI 1 Palembang

Authors

  • Eka Wulandari Universitas PGRI Palembang
  • Muhamad Idris Universitas PGRI Palembang
  • Eva Dina Chairunisa Universitas PGRI Palembang

DOI:

https://doi.org/10.37478/sajaratun.v11i1.8335

Abstract

Rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran sejarah di SMA PGRI 1 Palembang, di mana proses pembelajaran masih didominasi oleh metode konvensional seperti ceramah yang minim keterlibatan aktif siswa. Akibatnya, siswa kesulitan dalam menganalisis peristiwa sejarah secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh signifikan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa kelas X melalui kegiatan penulisan esai sejarah dengan fokus pada materi silang budaya Melayu Sumatera Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-eksperimen dan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari 68 siswa yang terbagi secara merata ke dalam kelas eksperimen (n=34) dan kelas kontrol (n=34). Instrumen yang digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kritis adalah tes objektif berbentuk soal pilihan ganda yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas (? = 0,872) agar memenuhi standar instrumen penelitian pendidikan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak statistik Jamovi versi 2.3 dengan langkah-langkah uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene’s, dan pengujian hipotesis menggunakan Independent Sample t-Test. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan peningkatan skor rata-rata posttest yang cukup signifikan pada kelas eksperimen yakni 83,24, dibandingkan dengan kelas kontrol yang memperoleh rata-rata 60,29. Selisih sebesar 22,95 poin tersebut diperkuat oleh hasil uji t-Test dengan nilai t-hitung sebesar 7,412 dan nilai signifikansi (p) < 0,001, yang menunjukkan bahwa H? ditolak dan H? diterima. Sebagai kesimpulan, penerapan model PjBL melalui penulisan esai sejarah yang mengintegrasikan kearifan lokal silang budaya Melayu Sumatera Selatan terbukti efektif sebagai strategi pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dibandingkan dengan metode konvensional.

Downloads

Download data is not yet available.

Keywords:

Project Based Learning, Berpikir Kritis, Esai Sejarah, Silang Budaya Melayu, Sumatera Selatan

References

Angriani, A. (2020). Pemanfaatan kearifan lokal dalam pembelajaran sejarah di sekolah menengah atas. Jurnal Pendidikan Sejarah, 9(2), 45–58.

Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Facione, P. A. (1990). Critical Thinking: A Statement of Expert Consensus for Purposes of Educational Assessment and Instruction. Millbrae, CA: The California Academic Press.

Hosnan, M. (2014). Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad 21. Bogor: Ghalia Indonesia.

Kemendikbud. (2013). Model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning). Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kemendikbudristek. (2022). Panduan Pembelajaran dan Asesmen Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Koentjaraningrat. (1990). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Kuntowijoyo. (2013). Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Nasyikah, N., Syarifuddin, & Hudaidah. (2023). Pengaruh model pembelajaran project based learning terhadap hasil belajar sejarah siswa SMA PGRI 1 Palembang. Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah, 5(1), 33–45.

Novitasari, R., Listyaningsih, U., & Estuningsih, N. (2023). Implementasi model PjBL dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas XI SMA di Surabaya. Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 10(2), 87–99.

Shintya Putri, S., & Ritonga, M. (2023). Pengaruh model pembelajaran project based learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas X di SMA N 2 Padang Panjang. Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora, 6(1), 101–115.

Sihotang, K. (2019). Berpikir Kritis: Kecakapan Hidup di Era Digital. Yogyakarta: PT Kanisius.

Sjamsuddin, H. (2012). Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Ombak.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suparmi, S., Yuhana, Y., & Fatah, A. (2024). Pengaruh model pembelajaran project based learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 31(1), 18–29.

Tanjung, R., & Sakdiah, H. (2021). Pengembangan model pembelajaran sejarah berbasis project based learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Jurnal Pendidikan Sejarah, 10(1), 60–74.

Thomas, J. W. (2000). A Review of Research on Project-Based Learning. San Rafael, CA: Autodesk Foundation.

Waliyudin, & BI, A. (2025). Pantun Melayu sebagai sumber belajar sejarah lokal: Dampak terhadap empati sosial dan kemampuan berpikir kritis siswa. Jurnal Pendidikan Budaya dan Sejarah, 12(1), 1–15.

Wena, M. (2011). Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer: Suatu Tinjauan Konseptual Operasional. Jakarta: Bumi Aksara.

Wineburg, S. (2001). Historical Thinking and Other Unnatural Acts: Charting the Future of Teaching the Past. Philadelphia: Temple University Press.

Wineburg, S. (2020). Why Learn History (When It's Already on Your Phone). Chicago: University of Chicago Press.

World Economic Forum. (2023). The Future of Jobs Report 2023. Geneva: World Economic Forum.

Downloads

Published

2026-06-27

How to Cite

Wulandari, E. ., Idris, M. ., & Chairunisa, E. D. . (2026). Pengaruh Project Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Penulisan Esai Sejarah Silang Budaya Melayu Sumater Selatan di SMA PGRI 1 Palembang. Sajaratun: Jurnal Sejarah Dan Pembelajaran Sejarah, 11(1), 198 - 206. https://doi.org/10.37478/sajaratun.v11i1.8335