Jejak Marga Sanga Desa Di Kabupaten Musi Banyuasin: Kajian Historis Dan Relevansinya Sebagai Sumber Belajar Sejarah Lokal

Authors

  • Arizando Prayuda Pratama Universitas PGRI Palembang
  • Sukardi Sukardi Universitas PGRI Palembang
  • Dina Sri Nindiati Nindiati Universitas PGRI Palembang

DOI:

https://doi.org/10.37478/sajaratun.v11i1.8339

Abstract

Pembelajaran sejarah memerlukan sumber belajar yang kontekstual agar peserta didik mampu memahami keterkaitan antara sejarah nasional dan sejarah lokal di lingkungan sekitarnya. Salah satu potensi sejarah lokal yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar adalah jejak Marga Sanga Desa di Kabupaten Musi Banyuasin yang mengandung nilai historis, sosial, dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji jejak Marga Sanga Desa di Kabupaten Musi Banyuasin melalui kajian historis serta menganalisis relevansinya sebagai sumber belajar sejarah lokal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan historis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka terhadap berbagai sumber yang berkaitan dengan sejarah Marga Sanga. Analisis data dilakukan melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jejak Marga Sanga Desa masih dapat ditelusuri melalui dokumen keluarga, silsilah keturunan, tradisi lisan, makam tokoh, serta berbagai warisan budaya yang masih dipertahankan oleh masyarakat. Jejak tersebut mengandung nilai historis yang tercermin dari sistem pemerintahan marga dan kepemimpinan Depati Syamsudin, nilai sosial berupa gotong royong, musyawarah, solidaritas sosial, dan hubungan kekerabatan, serta nilai budaya yang terlihat pada warisan budaya material maupun nonmaterial yang masih dilestarikan. Nilai-nilai tersebut memiliki relevansi sebagai sumber belajar sejarah lokal karena mendukung pembelajaran sejarah yang kontekstual, memperkuat identitas lokal, serta mengembangkan kesadaran sejarah dan karakter peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jejak Marga Sanga Desa di Kabupaten Musi Banyuasin layak dimanfaatkan sebagai sumber belajar sejarah lokal karena memiliki nilai historis, sosial, dan budaya yang relevan serta mampu mendukung implementasi pembelajaran sejarah berbasis lingkungan sesuai dengan karakteristik Kurikulum Merdeka.

 

Downloads

Download data is not yet available.

Keywords:

Marga Sanga, Kajian Historis, Sumber Belajar, Pembelajaran Sejarah, Sejarah Lokal

References

Abdullah, T. (2010). Sejarah Lokal di Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Aman. (2011). Model Evaluasi Pembelajaran Sejarah. Yogyakarta: Ombak.

Faiz, A., Parhan, M., & Ananda, R. (2022). Paradigma baru dalam Kurikulum Merdeka. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(4), 5512–5521.

Gottschalk, L. (2008). Mengerti Sejarah (Terjemahan Nugroho Notosusanto). Jakarta: UI Press.

Hasan, S. H. (2012). Pendidikan sejarah untuk memperkuat pendidikan karakter. Paramita: Historical Studies Journal, 22(1), 81–95.

Jumardi. (2017). Peranan pelajaran sejarah dalam pengembangan karakter siswa melalui pembelajaran berbasis nilai sejarah lokal di SMA Negeri 65 Jakarta Barat. Jurnal Pendidikan Sejarah, 6(2), 70–80.

Kartodirdjo, S. (2014). Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metodologi Sejarah. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Koentjaraningrat. (2015). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Kuntowijoyo. (2013). Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Lestari, N. M., & Susanti, L. R. (2023). Museum Pahlawan Nasional A.K. Gani sebagai sumber sejarah lokal dalam pembelajaran sejarah. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(1), 1–10.

Purwanta, H. (2019). Pemanfaatan sejarah lokal dalam pembelajaran sejarah di sekolah menengah. Jurnal Historia, 7(2), 112–124.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Suryani, N. (2022). Pembelajaran sejarah lokal dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 31(2), 145–160.

Susanto, H. (2014). Seputar Pembelajaran Sejarah: Isu, Gagasan dan Strategi Pembelajaran. Yogyakarta: Aswaja Pressindo.

Syawaludin, M. (2015). Pengelolaan sistem sosial marga di Sumatera Selatan: Telaah atas kontribusi teori fungsionalisme struktural Parsons. Jurnal Sosiologi Reflektif, 10(1), 175–198.

Widja, I. G. (2018). Pembelajaran Sejarah yang Mencerdaskan. Bandung: Alfabeta.

Wineburg, S. (2001). Historical Thinking and Other Unnatural Acts: Charting the Future of Teaching the Past. Philadelphia: Temple University Press.

Yafi. (2023). Pembelajaran sejarah lokal dalam implementasi Kurikulum Merdeka.

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

Pratama, A. P. ., Sukardi, S., & Nindiati, D. S. N. (2026). Jejak Marga Sanga Desa Di Kabupaten Musi Banyuasin: Kajian Historis Dan Relevansinya Sebagai Sumber Belajar Sejarah Lokal. Sajaratun: Jurnal Sejarah Dan Pembelajaran Sejarah, 11(1), 240 - 246. https://doi.org/10.37478/sajaratun.v11i1.8339