Nilai-Nilai Perjuangan Sultan Mahmud Badaruddin II Tahun 1819-1821 Sebagai Materi Sejarah Lokal Di SMA Negeri 2 Palembang

Authors

  • Nur Annisa Hamidah Universitas PGRI Palembang
  • Aan Suriadi Universitas PGRI Palembang
  • Kabib Sholeh Universitas PGRI Palembang

DOI:

https://doi.org/10.37478/sajaratun.v11i1.8345

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh minimnya materi sejarah lokal dalam pembelajaran sejarah yang masih perlu ditingkatkan, padahal sejarah lokal memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didik. Salah satu tokoh sejarah lokal yang memiliki nilai-nilai perjuangan yang dapat dijadikan teladan adalah Sultan Mahmud Badaruddin II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai perjuangan Sultan Mahmud Badaruddin II tahun 1819–1821 dan menganalisis relevansinya sebagai materi sejarah lokal di SMA Negeri 2 Palembang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Informan penelitian terdiri atas guru sejarah SMA Negeri 2 Palembang dan pengelola museum. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjuangan Sultan Mahmud Badaruddin II tahun 1819–1821 dalam mempertahankan Kesultanan Palembang Darussalam dari kekuasaan kolonial Belanda mengandung nilai-nilai patriotisme, keberanian, cinta tanah air, rela berkorban, tanggung jawab, dan pantang menyerah. Nilai-nilai tersebut tercermin dalam berbagai tindakan Sultan Mahmud Badaruddin II dalam mempertahankan kedaulatan wilayah serta melindungi rakyatnya dari ancaman kolonialisme. Selain itu, nilai-nilai perjuangan tersebut memiliki relevansi yang tinggi sebagai materi sejarah lokal karena dapat dimanfaatkan untuk menanamkan nilai karakter, meningkatkan kesadaran sejarah, menumbuhkan rasa bangga terhadap daerah, serta memperkuat sikap nasionalisme peserta didik. Dapat disimpulkan bahwa perjuangan Sultan Mahmud Badaruddin II tahun 1819–1821 mengandung nilai-nilai patriotisme, keberanian, cinta tanah air, rela berkorban, tanggung jawab, dan pantang menyerah yang relevan sebagai materi sejarah lokal untuk menanamkan karakter dan memperkuat nasionalisme peserta didik di SMA Negeri 2 Palembang.

 

Downloads

Download data is not yet available.

Keywords:

Nilai-Nilai Perjuangan, Sultan Mahmud Badaruddin II, Sejarah Lokal, Materi Sejarah Lokal

References

Abdullah, T. (2015). Sejarah lokal di Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Aman. (2011). Model evaluasi pembelajaran sejarah. Yogyakarta: Ombak.

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Ariyanto, R. (2021). Peranan Sultan Mahmud Badaruddin II dalam Perang Palembang 1819–1821. Karmawibangga Historical Studies Journal, 2(2), 45–58.

Bskap Kemendikbudristek. (2024). Capaian pembelajaran mata pelajaran sejarah fase E dan F Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Dewi Lubis, N., dkk. (2022). Kajian sejarah perjuangan daerah. Jakarta: Kencana.

Gunawan, I. (2021). Metode penelitian kualitatif: Teori dan praktik. Jakarta: Bumi Aksara.

Hasan, S. H. (2012). Pendidikan sejarah Indonesia: Isu dalam ide dan pembelajaran. Bandung: Rizqi Press.

Hidayat, R., & Firmansyah, A. (2023). Pembelajaran sejarah berbasis tokoh lokal dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia, 6(1), 12–25.

Isjoni. (2021). Pembelajaran sejarah dalam membentuk karakter bangsa. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Kartodirdjo, S. (1993). Pendekatan ilmu sosial dalam metodologi sejarah. Jakarta: Gramedia.

Kemendikbudristek. (2024). Panduan implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran sejarah. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kochhar, S. K. (2008). Teaching of history. New Delhi: Sterling Publishers.

Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Lickona, T. (2013). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. New York: Bantam Books.

Marzuki. (2022). Pendidikan karakter dan implementasinya dalam pembelajaran. Jakarta: Kencana.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.

Northouse, P. G. (2016). Leadership: Theory and practice (7th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Rhohana, S., Pelu, M., & Yunianto, T. (2020). Kajian nilai-nilai perjuangan Sultan Agung sebagai penguatan karakter dalam pembelajaran sejarah di SMA. Candi: Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah, 20(1), 55–70.

Risman, D. C., Sukardi, & Zamhari, A. (2025). Sejarah perjuangan Sultan Mahmud Badaruddin II. PPSDP Undergraduate Journal of Educational Sciences, 2(2), 88–101.

Samani, M., & Hariyanto. (2013). Konsep dan model pendidikan karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sari, D. P., & Wahyuni, T. (2023). Analisis nilai perjuangan tokoh lokal dalam pembelajaran sejarah. Jurnal Historia Pendidikan, 5(2), 33–47.

Sartika, S. (2021). Pembelajaran sejarah lokal di sekolah. Surabaya: Pustaka Media.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukardi, & Putro, H. P. N. (2023). Sejarah lokal dan penguatan karakter peserta didik. Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia, 6(2), 78–92.

Susanto, H. (2014). Seputar pembelajaran sejarah. Yogyakarta: Aswaja Pressindo.

Susanto, H., & Akmal, H. (2022). Media dan pembelajaran sejarah era digital. Banjarmasin: Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP ULM.

Wibowo, A. (2021). Pendidikan karakter: Strategi membangun karakter bangsa. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Widja, I G. (2018). Sejarah lokal: Suatu perspektif dalam pengajaran sejarah. Yogyakarta: Ombak.

Yusuf, A., & Suryana, D. (2024). Kepemimpinan dalam pendidikan karakter abad 21. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 9(1), 21–36.

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

Hamidah, N. A., Suriadi, A. ., & Sholeh, K. (2026). Nilai-Nilai Perjuangan Sultan Mahmud Badaruddin II Tahun 1819-1821 Sebagai Materi Sejarah Lokal Di SMA Negeri 2 Palembang. Sajaratun: Jurnal Sejarah Dan Pembelajaran Sejarah, 11(1), 247 - 253. https://doi.org/10.37478/sajaratun.v11i1.8345