Integrasi Nilai Historis Prasasti Kota Kapur Sriwijaya Sebagai Sumber Belajar Sejarah Lokal Di SMA Negeri 2 Mendo Barat Bangka

Authors

  • Nur Ardyansah Susilo Universitas PGRI Palembang
  • Kabib Sholeh Universitas PGRI Palembang
  • Muhamad Idris Universitas PGRI Palembang

DOI:

https://doi.org/10.37478/sajaratun.v11i1.8354

Abstract

Prasasti Kota Kapur merupakan salah satu peninggalan sejarah Kerajaan Sriwijaya yang memiliki berbagai nilai historis, namun pemanfaatannya sebagai sumber belajar sejarah lokal di sekolah masih belum optimal. Selain itu, nilai-nilai historis yang terkandung dalam Prasasti Kota Kapur belum banyak diintegrasikan dalam pembelajaran sejarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi nilai historis Prasasti Kota Kapur sebagai sumber belajar sejarah lokal di SMA Negeri 2 Mendo Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Prasasti Kota Kapur mengandung empat nilai historis utama, yaitu nilai politik, hukum, religius, dan sosial. Nilai-nilai tersebut diintegrasikan dengan materi perkembangan Kerajaan Sriwijaya pada mata pelajaran Sejarah Indonesia fase E dalam Kurikulum Merdeka. Integrasi Prasasti Kota Kapur sebagai sumber belajar sejarah lokal mampu mendukung pembelajaran yang kontekstual, memperkuat kesadaran sejarah peserta didik, serta mengembangkan kemampuan berpikir historis melalui pemanfaatan sumber sejarah primer yang berasal dari lingkungan sekitar peserta didik. Dengan demikian, Prasasti Kota Kapur dapat dijadikan sebagai sumber belajar sejarah lokal yang relevan untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka melalui pembelajaran sejarah yang kontekstual, bermakna, dan berorientasi pada penguatan kemampuan berpikir historis serta kesadaran sejarah peserta didik.

Downloads

Download data is not yet available.

Keywords:

Nilai Historis, Prasasti, Kota Kapur, Sejarah Lokal, Sumber Belajar

References

Casparis, J. G. de. (1956). Selected inscriptions from the 7th to the 9th century A.D. Masa Baru.

Coedès, G. (1968). The Indianized states of Southeast Asia. East-West Center Press.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.

Fikri, A., Mahdum, M., & Isjoni, I. (2022). The development of local history learning model based on progressivism to promote historical thinking skills. Ta'dib, 25(1), 105–116. https://doi.org/10.31958/jt.v25i1.5831

Hall, K. R. (2011). A history of early Southeast Asia: Maritime trade and societal development, 100–1500. Rowman & Littlefield.

Idris, M. (2018). Sejarah Tulung Selapan sebagai sumber penulisan sejarah lokal Ogan Komering Ilir. Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah, 4(2), 146–153. https://doi.org/10.31851/kalpataru.v4i2.2496

Idris, M., Sholeh, K., et al. (2021). Sosialisasi hasil penelitian dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Palembang di SMA Negeri 1 Air Sugihan Kabupaten Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan. GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Capaian pembelajaran mata pelajaran sejarah fase E dan F. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Remaja Rosdakarya.

Mulyana, S. (2006). Sriwijaya. LKiS.

Nathasabilla, N., & Ratnawati, N. (2025). The effect of historical thinking-based role playing on local history learning outcomes. ENTITA: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial.

Prasetiya, A., Warto, & Sudiyanto. (2023). Sejarah lokal dalam Kurikulum Merdeka: Situs Loyang Mendale dan Loyang Ujung Karang sebagai muatan sejarah lokal dalam pembelajaran sejarah. Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia. https://journal2.um.ac.id/index.php/sejarah/article/view/31381

Saputro, R. A., Idris, M., & Suryani, I. (2020). Sejarah dan budaya Palembang Barat sebagai sumber buku saku sejarah. Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah, 6(2), 6–17. https://www.researchgate.net/publication/344980776_SEJARAH_DAN_BUDAYA_PALEMBANG_BARAT_SEBAGAI_SUMBER_BUKU_SAKU_SEJARAH

Seixas, P., & Morton, T. (2013). The big six historical thinking concepts. Nelson Education.

Sholeh, K., Sukardi, Azizah, N., & Fernando, R. (2026). Teachers readiness and challenges in integrating digital-era history learning resources in senior high schools in Palembang. Santhet (Jurnal Sejarah Pendidikan dan Humaniora), 10(1), 223–233. https://doi.org/10.36526/santhet.v10i1.7227

Sholeh, K., Suriadi, A., & Mariadi. (2021). Nilai-nilai sejarah sebaran situs peninggalan masa Islam di Palembang sebagai sumber pembelajaran sejarah. Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah, 7(2), 134–145. https://doi.org/10.30870/candrasangkala.v7i2.12083

Widja, I. G. (2018). Sejarah lokal: Suatu perspektif dalam pengajaran sejarah. Ombak.

Wineburg, S. (2001). Historical thinking and other unnatural acts: Charting the future of teaching the past. Temple University Press.

Wolters, O. W. (1970). Early Indonesian commerce: A study of the origins of Srivijaya. Cornell University Press.

Downloads

Published

2026-06-28

How to Cite

Susilo, N. A., Sholeh, K. ., & Idris, M. . (2026). Integrasi Nilai Historis Prasasti Kota Kapur Sriwijaya Sebagai Sumber Belajar Sejarah Lokal Di SMA Negeri 2 Mendo Barat Bangka. Sajaratun: Jurnal Sejarah Dan Pembelajaran Sejarah, 11(1), 223 - 231. https://doi.org/10.37478/sajaratun.v11i1.8354