Pemanfaatan Tradisi Nganggung Sebagai Sumber Belajar Sejarah Berbasis Kearifan Lokal Di SMA Negeri 1 Jebus
DOI:
https://doi.org/10.37478/sajaratun.v11i1.8356Abstract
Pembelajaran sejarah di Indonesia masih didominasi buku teks berorientasi sejarah nasional sehingga pemanfaatan sejarah lokal sebagai sumber belajar belum optimal, padahal sejarah lokal dapat memperkuat identitas budaya dan kesadaran sejarah peserta didik. Tradisi nganggung sebagai warisan budaya masyarakat Bangka Belitung berpotensi menjadi sumber belajar sejarah, tetapi belum banyak diintegrasikan ke dalam media pembelajaran digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi tradisi nganggung ke dalam media flipbook sebagai sumber belajar sejarah berbasis kearifan lokal di SMA Negeri 1 Jebus. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus di Desa Sinar Manik dan SMA Negeri 1 Jebus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi nganggung mengandung nilai gotong royong, solidaritas sosial, religius, dan akulturasi budaya yang diintegrasikan ke dalam materi Fase E Kelas X melalui media flipbook digital. Penggunaan media ini meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar peserta didik. Penelitian menyimpulkan bahwa tradisi nganggung dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar sejarah yang inovatif, kontekstual, serta mendukung pelestarian warisan budaya lokal di sekolah.
Downloads
Keywords:
Tradisi Nganggung, Pembelajaran Sejarah, Kearifan Lokal, Flipbook, Media PembelajaranReferences
Arsyad, A. (2019). Media pembelajaran. Rajawali Pers.
Astuti, F., Idris, M., & Sholeh, K. (2021). Minat Siswa Terhadap Sejarah dan Budaya Palembang di SMA Negeri 15 Palembang. Kalpataru: Jurnal Sejarah Dan Pembelajaran Sejarah, 7(1), 77-82.
Devi, K. S., Febrianto, P. T., Noviyanti, N. A., Sahlya, Z., & Tsani, M. K. (2026). Tren penelitian media pembelajaran digital berbasis kearifan lokal tahun 2021–2025. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(1), 245–259.
Hidayat, U., Takunas, R., & Nur, R. F. (2026). Integration of local wisdom values in learning history through a contextual approach at SMA Negeri 3 Balaesang. Sosioedukasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan dan Sosial, 15(2), 745–757. https://doi.org/10.36526/sosioedukasi.v15i2.8019
Idris, M. (2020). Sejarah Dan Budaya Palembang Barat Sebagai Sumber Buku Saku Sejarah. Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah.
Idris, M., Chairunisa, E. D., & Saputro, R. A. (2020). Akulturasi budaya Hindu-Budha dan Islam dalam sejarah kebudayaan Palembang. Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah, 5(2), 103-111.
Januardi, A., Superman, & Nur, S. (2024). Integrasi nilai-nilai tradisi masyarakat Sambas dalam pembelajaran sejarah. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia, 4(2), 315–327. https://doi.org/10.53299/jppi.v4i2.604
Meihan, A. M. (2023). Pembelajaran sejarah terintegrasi nilai-nilai falsafah Piil Pesenggiri sebagai wujud menjaga eksistensi kearifan lokal Lampung. Socia: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 20(2), 162–173. https://doi.org/10.21831/socia.v20i2.65810
Mu’arifah, M., Warto, W., & Djono, D. (2026). Reframing history education through local wisdom: Pedagogical integration of cultural traditions to foster historical consciousness in an Indonesian madrasah. Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan, 10(1), 379–391. https://doi.org/10.29408/fhs.v10i1.34352
Mulyasa, E. (2019). Implementasi kurikulum 2013 revisi. Remaja Rosdakarya.
Permatasari, A., Wardiah, D., & Armariena, D. N. (2022). Nilai moral dalam Tradisi nganggung masyarakat Desa Petaling Kecamatan Mendo Barat Kepulauan Bangka Belitung. Jurnal Pendidikan Sejarah dan Budaya, 6(2), 118–129.
Puspita, S., & Sukardi, S. (2019). PENGEMBANGAN MEDIA AUDIO VISUAL SEJARAH ISLAM MATERI MASJID AGUNG PALEMBANG. Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah, 5(2), 78-85.
Puspita, S., Wardiah, D., & Armariena, D. N. (2024). Kearifan lokal dalam Tradisi nganggung di Desa Sekar Biru Kabupaten Bangka Barat. Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah, 10(1), 45–58.
Qomariah, N., Irawan, D., & Yulia. (2025). Transmisi budaya dalam Tradisi nganggung untuk pembentukan karakter anak usia dini di PAUD Kota Pangkalpinang. Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 6(1), 191–205.
Ramadani, D. R., & Fitrisia, A. (2023). The character education implementation and local wisdom values in learning history: The Islamic development in Indonesia. Indonesian Research Journal in Education, 7(1), 196–206. https://doi.org/10.22437/irje.v7i1.26308
Sudrajat, A. (2021). Pembelajaran sejarah berbasis budaya lokal untuk meningkatkan kesadaran sejarah peserta didik. Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia, 4(1), 1–12.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sukaesih, N. M. P., Sukardi, S., & Sholeh, K. (2020). Nilai Kearifan Lokal Tradisi Ogoh-Ogoh Di Desa Ruos Kabupaten Oku Selatan Sebagai Sumber Pembelajaran Sejarah Di Pasraman Widya Dharma. Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah, 6(1), 30-38
.Sukardi, S., & Sepriady, J. (2020). Peran Pendidikan Sejarah Dalam Membentuk Karakter Bangsa. Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah, 6(2), 114-117.
Welvya, B., Jenita, J., & Zulfitri, N. (2025). Transformasi Tradisi nganggung sebagai identitas budaya masyarakat Semabung Baru Kota Pangkalpinang. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 27(1), 33–47.
Yafi, R. A. (2023). Inovasi pembelajaran sejarah berbasis sejarah lokal di SMAN 1 Rasau Jaya. Jurnal Ilmiah WUNY, 5(2), 117–128. https://doi.org/10.21831/jwuny.v5i2.50120
Yuliarni. (2022). Tradisi nganggung di Pulau Bangka: Suatu alternatif dalam pendidikan multikultural untuk penguatan identitas moral. SEEDS Conference Series, 6(1), 230–238. https://doi.org/10.20961/seeds.v6i1.72406


