Uang Digital Sebagai Pengendali Inflasi Di Provinsi Jambi
DOI:
https://doi.org/10.37478/jeq.v6i2.8071Abstract
Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi sistem pembayaran di Indonesia, khususnya melalui penggunaan e-money dan QRIS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran uang digital dalam memengaruhi inflasi di Provinsi Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur dengan mengkaji sepuluh jurnal nasional terindeks SINTA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-money berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi dan jumlah uang beredar, namun tidak secara langsung menentukan tingkat inflasi. Sementara itu, QRIS cenderung memberikan dampak yang lebih stabil dalam menekan inflasi melalui peningkatan efisiensi transaksi. Secara umum, uang digital berkontribusi dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, meskipun pengendalian inflasi tetap dipengaruhi oleh kebijakan moneter lainnya.
Downloads
References
Jurnal Pendidikan Tambusai. (2022). Pengaruh e-money dan QRIS terhadap inflasi.
Jurnal Perdagangan Industri dan Moneter. (2021). Pengaruh e-money terhadap uang beredar.
Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan. (2020). E-money dan perputaran uang.
Management Studies and Entrepreneurship
Journal. (2021). E-money dan BI rate.
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis. (2020). Dinamika inflasi.
Studi Sistem Pembayaran Non Tunai. (2021). Stabilitas keuangan.
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan. (2022). Model penggunaan e-money.
Jurnal Ekonomi Sakti. (2021). Faktor-faktor money supply.
Studi Transaksi Non Tunai dan Inflasi. (2020).
Analisis Uang Elektronik dan Sistem Moneter. (2021).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Diky Rahmadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





